BERITAKULIAH, GROBOGAN — Belajar mengelola uang kini bisa dilakukan dengan cara yang lebih seru dan interaktif. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sugihmanik, Grobogan, Jawa Tengah, seorang mahasiswa Informatika Universitas Diponegoro yang tergabung dalam KKN Tematik Tim 69 Undip kelompok 2 mengembangkan website simulasi menabung yang dirancang khusus untuk anak-anak SD. Inovasi ini menjadi bagian dari program Literasi Keuangan Ceria (LICERIA) yang bertujuan menanamkan pola pikir finansial sehat sejak dini.
Program Demonstrasi Website Simulasi Menabung dalam Program LICERIA (Literasi Keuangan Ceria) ini merupakan Kegiatan yang berupa demonstrasi interaktif penggunaan website simulasi menabung. Alasan dilaksanakannya program ini adalah rendahnya motivasi untuk menabung dan kurang pahamnya manfaat menabung di kalangan anak-anak, khususnya di pedesaan.
Tujuan utamanya adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak-anak tentang manfaat menabung dengan konsisten serta meningkatkan motivasi dan semangat anak-anak untuk memulai menabung. Kegiatan ini berlangsung di bawah bimbingan dosen pendamping lapangan, Prof. Dr. Sri Hartini, S.T., M.T.
Berangkat dari kondisi rendahnya literasi keuangan di kalangan anak-anak pedesaan, mahasiswa KKN Undip dari berbagai jurusan berinisiatif menggelar program edukasi keuangan di SDN 01 Sugihmanik. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah pembuatan website simulasi menabung oleh Vincentius Setyawan Widyahadi, mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika, jurusan Informatika.

Website ini dirancang untuk mengajak siswa belajar menabung melalui permainan simulasi yang sederhana namun edukatif. Anak-anak dapat memasukkan jumlah uang saku yang dimiliki, menentukan target tabungan, serta memilih antara “keinginan” dan “kebutuhan” dalam pengeluaran. Desain antarmuka dibuat ramah anak, dengan tampilan warna cerah dan ilustrasi yang mudah dipahami.
“Anak-anak jadi lebih antusias belajar mengelola uangnya. Mereka bisa melihat langsung bagaimana menabung sedikit demi sedikit bisa mencapai target yang diinginkan,” ujar Bapak Eko selaku Kepala Sekolah saat ditemui di sela kegiatan.
Program ini tidak hanya mengandalkan penjelasan di kelas, tetapi juga memadukan praktik langsung melalui media seperti pamflet edukasi, amplop target menabung, dan kini website simulasi. Dengan cara ini, diharapkan anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk kebiasaan finansial yang baik.
Dengan adanya teknologi yang dikemas secara kreatif, mahasiswa KKN Undip membuktikan bahwa literasi keuangan dapat diajarkan sejak dini dengan cara yang sesuai zaman.
Harapannya, website simulasi menabung ini dapat digunakan dimana saja dan menyebar ke anak-anak dari sekolah atau daerah lain agar anak-anak dapat terus teringat dan semangat untuk memulai menabung secara konsisten. Dengan demikian, kesadaran tentang manfaat menabung dan prinsip menabung dengan konsisten bisa tertanam sejak dini, melatih kedisiplinan dan membuat kebiasaan yang bermanfaat untuk masa depan.
Berikut Website Simulasi Menabung buatan Vincentius Setyawan Widyahadi, mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika, jurusan Informatika.
Penulis: Vincentius Setyawan Widyahadi













