BERITAKULIAH.COM, YOGYAKARTA — Suasana meriah dan penuh tawa menyelimuti Dusun Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo selama dua hari berturut-turut. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta berhasil menyelenggarakan perlombaan HUT Republik Indonesia ke-80 dengan 10 jenis lomba unik yang diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan usia.
Lomba Tradisional dengan Sentuhan Kreatif
Perlombaan yang berlangsung 11-12 Agustus 2025 ini menampilkan berbagai lomba tradisional dan modern. Untuk kategori anak-anak, tersedia lomba makan kerupuk, tiup gelas, pecah tepung, goyang bola, giring bola, dan estafet kardus. Sementara kategori dewasa dimeriahkan lomba balap nyunggih tampah, goyang bola, pindah air, dan ditutup dengan voly sarung yang paling dinanti warga.
“Lomba voly sarung jadi favorit karena lucu lihat ibu-ibu main voli pakai sarung dan bapak bapak juga pas nyunggih tampah tuh,” cerita Siti, salah satu warga RT 2 yang menjadi penonton antusias.
Gotong Royong Lintas Generasi
Yang menarik dari kegiatan ini adalah kolaborasi antara mahasiswa KKN dengan Karang Taruna Sendangsari yang baru terpilih. Mereka bersama-sama menjadi panitia dan juri, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat.
“Awalnya kami khawatir soal dana, tapi dengan semangat gotong royong ya semua bisa teratasi. Ini bukti kalau masyarakat kita masih kuat gotong royongnya,” ungkap Radifandali, anggota Karang Taruna Sendangsari.

Antusiasme Tinggi Warga
Dari pukul 08.00 hingga 23.00 WIB, area barat depan rumah warga RT 01 tak pernah sepi. Anak-anak berlarian mengikuti lomba pagi hari, sementara malam hari giliran orang dewasa yang unjuk kebolehan.
“Anak-anak sampai dari RT sebelah ikut lomba. Yang menang senang, yang kalah juga tetap gembira, hahaha,” kata Pak Dukuh Sendangsari.
Meski hanya lomba sederhana, semangat nasionalisme dan persatuan terasa kental dalam setiap kegiatan. Bendera merah putih berkibar di sepanjang arena, sementara lagu-lagu nasional mengiringi jalannya perlombaan.













