Mahasiswa KKN UNDIP Dampingi UMKM Pedurungan Kidul Susun SOP dan Katalog Produk Guna Tingkatkan Daya Saing

Avatar photo
A group of people standing in front of a building AI-generated content may be incorrect.
Samuel Martua Naibaho bersama para pelaku UMKM Kelurahan Pedurungan Kidul usai kegiatan pendampingan. Semangat untuk maju dan berkembang terpancar dari para peserta.

BERITAKULIAH.COM, SEMARANG – Dalam upaya mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, seorang mahasiswa yang tergabung dalam Tim KKN Tematik 104 Universitas Diponegoro (UNDIP) memberikan pendampingan intensif bagi para pelaku usaha kuliner di Kelurahan Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Program kerja yang berfokus pada Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Usaha dan Pembuatan Katalog Produk ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan jangkauan pemasaran UMKM.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Samuel Martua Naibaho, mahasiswa program studi S1 Administrasi Publik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNDIP, ini diikuti oleh 10 pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman (FnB) seperti Tahu Bakso, Bakso Ayam, Snack Box dan Nasi Kotak, Jus, Kerupuk Rambak, dan lain-lain.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan KKN Tematik 104 dengan Judul Peningkatan Kapasitas Produksi UMKM melalui Diversifikasi Produk sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan, dan dilaksanakan pada hari Senin, 21 Juli 2025, di rumah Ketua Kelompok UMKM setempat.

Samuel menjelaskan bahwa banyak UMKM yang telah berjalan seringkali menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi kualitas produk dan memiliki keterbatasan dalam media promosi.

“Tujuan utama kami adalah memberikan bekal praktis yang bisa langsung diterapkan oleh para pelaku UMKM. SOP dan katalog produk adalah dua fondasi penting agar usaha mereka lebih terstruktur, efisien, dan siap bersaing di era digital,” ujar Samuel di sela-sela kegiatan.

Mahasiswa KKN UNDIP Dampingi UMKM Pedurungan Kidul Susun SOP dan Katalog Produk Guna Tingkatkan Daya Saing
Suasana diskusi interaktif saat Samuel Martua Naibaho (kanan, memegang laptop) memaparkan materi penyusunan SOP dan katalog produk kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Pedurungan Kidul.

Pendampingan penyusunan SOP difokuskan pada pembuatan panduan kerja yang sederhana namun terstruktur. Para peserta diajak untuk memetakan alur kerja mereka, mulai dari persiapan bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga standar kebersihan.

Dengan adanya SOP, diharapkan setiap produk yang dihasilkan memiliki kualitas dan cita rasa yang konsisten, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Sementara itu, pada sesi pembuatan katalog produk, para pelaku UMKM dibimbing untuk membuat media promosi yang menarik. Katalog ini berisi foto-foto produk, deskripsi singkat yang menggugah selera, serta informasi harga.

“Katalog ini tidak hanya bisa dicetak, tetapi juga sangat efektif untuk dibagikan secara digital melalui media sosial atau aplikasi perpesanan. Ini adalah alat pemasaran yang kuat untuk menjangkau calon pembeli yang lebih luas,” tambah Samuel.

Para peserta yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi dan langsung mencoba mempraktikkan penyusunan kerangka SOP dan katalog untuk usaha masing-masing.

Salah seorang peserta, Bu Yuli, penjual Tahu Bakso “Nabila”, menuturkan bahwa pendampingan ini sangat bermanfaat, terutama dalam pembuatan katalog. “Selama ini kami kesulitan membuat katalog yang menarik. Dengan adanya bantuan ini, kami jadi punya media promosi yang lebih baik,” ungkapnya.

Diharapkan, melalui pendampingan ini, para pelaku UMKM di Pedurungan Kidul tidak hanya mampu meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, tetapi juga menjadi lebih mandiri dan berdaya saing.

Penguatan fondasi bisnis UMKM ini sejalan dengan upaya penguatan ketahanan pangan di tingkat komunitas, di mana usaha lokal yang sehat menjadi salah satu pilar utamanya.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com