Vanuatu ke Papua: Pandangan Vanuatu Terhadap Kepemilikan Papua oleh Indonesia dan Upaya Mendukung Kemerdekaan West Papua

Avatar photo
Vanuatu ke Papua: Pandangan Vanuatu Terhadap Kepemilikan Papua oleh Indonesia dan Upaya Mendukung Kemerdekaan West Papua

BERITAKULIAH.COM, Papua — Vanuatu merupakan salah satu negara yang terletak di kawasan Pasifik yang gentar dan vocal dalam dukungan kemerdekaan Papua dari Indonesia. Ideologi “Melanesia Merdeka” menjadi satu-satunya alasan kuat kenapa Vanuatu begitu mendukung kemerdekaan Papua dari Indonesia.

Papua dalam sejarah budaya dan etnis memang merupakan golongan Melanesia dan merupakan etnis kulit hitam di Indonesia. Perbedaan ini yang membuat Vanuatu selalu berupaya untuk membuat Papua menjadi satu kesatuan dari Melanesia (Melanesia Unity).

Vanuatu secara gencar mengangkat isu-isu Papua merdeka ke dalam ranah agenda global. Vanuatu menjadi satu-satunya anggota forum PBB yang selalu mengangkat isu di Papua, yang dimulai sejak SMU PBB pada tahun 2016. Hingga pada puncaknya intervensi isu dalam negeri Indonesia dalam hal ini isu terkait konflik di Papua, dimana perdana Menteri Vanuatu pada saat itu, Bob Loughman Weibur meminta agar PBB mengunjungi Papua, untuk menilai secara independent kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Papua. Lalu statement tersebut dibantah oleh diplomat Indonesia Sindy Nur Firty, sebagai penyebaran hoaks dan menganggap Vanuatu terlalu ikut campur urusan dalam negeri negara lain dibandingkan negaranya sendiri.

Lalu pada Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-74, tahun 2024, perdana Menteri Vanuatu Charlot Salwai Tabimasmas, yang Kembali menyuarakan agara PBB dapat langsung berkunjung ke Papua, membuat Indonesia merespon dengan tegas melalui Diplomat Indonesia yaitu, Mariska Dhanutirto, yang mengatakan Indonesia telah mendengarkan aspirasi masyarakatnya terkait pembangunan Provinsi di Papua, sebagai negara yang demokratis.

Hal ini menunjukkan konsistensi dari Vanuatu terhadap kemerdekaan Papua dari Indonesia, dengan terus vokal terkait kemerdekaan Papua dari Indonesia. Vanuatu dengan vokal membawa isu-isu Papua ke dalam forum global, yang selalu dibantah dengan tegas oleh Indonesia melalui perwakilannya.

Hal ini akan menjadikan Vanuatu sebagai negara yang selalu ikut campur terkait permasalahan dari negara lain. Apabila hal ini terus dilakukan oleh Vanuatu, penulis pasti yakin bahwa Indonesia di masa yang akan datang akan mengambil langkah tegas terkait Vanuatu.

Vanuatu ke Papua: Pandangan Vanuatu Terhadap Kepemilikan Papua oleh Indonesia dan Upaya Mendukung Kemerdekaan West Papua

Penulis: Irvan Yusak Saul Anderi, Mahasiswa Universitas Cenderawasih, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Hubungan Internasional

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com