Ubah Ampas jadi Emas, Mahasiswa KKN Undip Ajak Masyarakat untuk Mengolah Keripik dari Ampas Tahu

Avatar photo
Ubah Ampas jadi Emas, Mahasiswa KKN Undip Ajak Masyarakat untuk Mengolah Keripik dari Ampas Tahu
Keripik ampas tahu yang sudah matang, hasil inovasi mahasiswa KKN Undip di Desa Sugihmanik, Grobogan. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat untuk mengolah limbah tahu menjadi produk makanan bernilai ekonomi.

BERITAKULIAH.COM, GROBOGAN – Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Diponegoro dari berbagai jurusan bertukar pikiran dan menyalurkan ide demi mengatasi permasalahan yang kerap dijumpai di Desa Sugihmanik, yaitu melimpahnya ampas tahu dari produk samping pembuatan tahu. Bentuk pengabdian mahasiswa ialah memberdayakan masyarakat agar dapat mengolah ampas tahu menjadi keripik.

Tak hanya itu, mahasiswa juga mengajarkan masyarakat mengenai cara branding yang tepat sehingga keripik dapat dijual-belikan dan menguntungkan masyarakat dari aspek ekonomi. Sosialisasi terkait “Pembuatan Keripik dari Ampas Tahu” tersebut dibimbing langsung oleh dosen pembimbing lapangan, Prof. Dr. Sri Hartini, S.T., M.T.

Beberapa masyarakat di Desa Sugihmanik, khususnya Dusun Sendangmudal memiliki usaha dalam produksi tahu untuk dipasarkan. Namun, sayangnya limbah padat yang diperoleh seringkali mencemari lingkungan.

Dalam kesempatan KKN tahun ini, kelompok 1 IDBU-69 Grobogan membuat suatu inovasi untuk dapat mengolah ampas tahu menjadi olahan makanan, yaitu keripik ampas tahu.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi limbah tahu dan memanfaatkan limbah tersebut menjadi hal yang lebih berguna. Dalam sosialisasi kegiatan “Pembuatan Keripik dari Ampas Tahu” yang diadakan pada Minggu (27/07/2025), berbagai perangkat desa turut hadir. Termasuk pengrajin tahu dan ibu-ibu warga setempat.

Ubah Ampas jadi Emas, Mahasiswa KKN Undip Ajak Masyarakat untuk Mengolah Keripik dari Ampas Tahu
Keripik ampas tahu yang masih mentah, siap untuk diolah, hasil praktik dari program KKN Undip. Kegiatan ini mengajarkan warga cara memanfaatkan ampas tahu sebagai bahan pokok pembuatan makanan yang mudah dan menguntungkan.

Pembuatan keripik dari ampas tahu tersebut membutuhkan beberapa bahan pokok seperti ampas tahu segar serta tepung tapioka. Bahan pelengkap lain seperti rempah-rempah meliputi ketumbar bubuk, daun jeruk, dan bawang putih. Proses nya melalui perendaman ampas, pengukusan, penjemuran, hingga penggorengan.

Dengan metode pelatihan yang praktis dan mudah dipahami, diharapkan program ini dapat memberikan dampak signifikan dalam meciptakan alternatif sumber penghasilan yang belum pernah dipertimbangkan sebelumnya oleh masyarakat Dusun Sendangmundal.

Respon Positif dari masyarakat Dusun Sendangmundal sangat terasa selama pelaksanaan kegiatan, “kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini karena memberikan wawasan baru tentang cara memanfaatkan limbah yang biasanya kami buang begitu saja. Program ini juga membuka peluang bisnis yang belum kami bayangkan sebelumnya,” ucap salah seorang warga yang mengikuti kegiatan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan pemanfaatan potensi ekonomi lokal dapat terus berkembang, dimulai dari tingkat rumah tangga hingga menjadi gerakan bersama di seluruh desa.

Penulis: Farah Mumtazah

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com