Solusi Pengelolaan Limbah Rumah Tangga, Mahasiswa KKN UNDIP Lakukan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah 

Avatar photo
Solusi Pengelolaan Limbah Rumah Tangga, Mahasiswa KKN UNDIP Lakukan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah 
Mahasiswa KKN UNDIP memberikan pelatihan kepada Kelompok PKK Jogoprayan tentang cara mengolah minyak jelantah menjadi sabun ramah lingkungan. (Dokumentasi: Mahasiswa KKN UNDIP)

BERITAKULIAH.COM, SRAGEN – Andrea Christian Putra Nainggolan, Mahasiswa Fisika Universitas Diponegoro telah menyelesaikan salah satu program kerja KKN yaitu pembuatan sabun dari minyak jelantah sebagai salah satu solusi pengelolaan limbah rumah tangga. Program kerja ini berlangsung dengan baik dan mendapat sambutan apresiatif dari masyarakat Desa Jogoprayan.

Program kerja ini bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah secara sembarangan. Minyak jelantah yang dibuang begitu saja dapat mencemari tanah dan air, serta menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, mahasiswa KKN tersebut berinisiatif untuk mengedukasi warga terkhususnya Kelompok PKK Jogoprayan tentang pemanfaatan limbah tersebut menjadi produk yang lebih bermanfaat.

Kegiatan utama dalam program ini meliputi sosialisasi mengenai dampak negatif minyak jelantah, serta pelatihan pembuatan sabun.

Pelatihan pembuatan sabun diikuti oleh Kelompok PKK Jogoprayan yang antusias mempelajari proses produksi dari awal hingga akhir. Dengan bahan utama minyak jelantah, soda api, essential fragrance oil dan air peserta mendapatkan edukasi dan pemberdayaan bagaimana teknik dasar pembuatan sabun yang aman dan ramah lingkungan.

Selama sekiranya dua jam keberjalanan program kerja ini berlangsung peserta yakni Kelompok PKK cukup proaktif dan kritis. Tanya jawab berlangsung dengan masif. Detail-detail mengenai satuan-satuan alat dan bahan dijelaskan dengan baik.

Salah satu peserta, Ibu Suwati, mengungkapkan bahwa program kerja ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Biasanya minyak jelantah hanya kami buang begitu saja. Dengan pelatihan ini, kami bisa mengubahnya menjadi sabun yang berguna untuk kebutuhan rumah tangga maupun dijual kembali,” ujarnya.

Dengan telah berlangsungnya program kerja ini, diharapkan masyarakat Desa Jogoprayan, Gantiwarno, Klaten semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga dan mampu mengelolanya menjadi produk bertepat guna.

Program kerja ini menjadi bukti bahwa dengan inovasi sederhana, masalah lingkungan dapat diatasi dengan solusi yang bermanfaat secara ekonomi dan sosial.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com