RUNVENTURE 5K: Dari Grand Design ke Garis Start, Proses Panjang Mahasiswa Pariwisata Wujudkan Event MICE Nyata

Avatar photo
Jajaran panitia mahasiswa Program Studi Pariwisata semester 5 berfoto bersama seusai pelaksanaan ajang RUNVENTURE 5K di Surabaya.
Jajaran panitia mahasiswa Program Studi Pariwisata semester 5 berfoto bersama seusai pelaksanaan ajang RUNVENTURE 5K di Surabaya.

BERITAKULIAH.COM, Surabaya – Di balik maraknya RUNVENTURE 5K, tersimpan proses panjang yang dimulai jauh sebelum peluit start dibunyikan. Sekitar tiga bulan sebelum hari pelaksanaan, mahasiswa Pariwisata semester 5 selaku panitia memulai perjalanan acara ini dari tahap paling krusial: penyusunan grand design. Tahap awal ini menjadi pondasi utama untuk menentukan arah konsep, tujuan acara, segmentasi peserta, hingga nilai yang ingin dihadirkan melalui kegiatan fun run berbasis pembelajaran MICE.

Sebagai bagian dari pemenuhan mata kuliah Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE), RUNVENTURE 5K dirancang bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi sebagai simulasi nyata pengelolaan event.

Panitia membagi peran ke dalam berbagai divisi, menyusun timeline kerja, mengurus perizinan, menentukan rute lari, serta menjalin koordinasi dengan sponsor dan pelaku UMKM. Seluruh proses ini dilakukan secara bertahap dan terstruktur, menuntut komunikasi yang intens serta kemampuan bekerja dalam tim.

Memasuki fase akhir persiapan, fokus panitia beralih pada pematangan teknis dan kesiapan lapangan. Mulai dari pengecekan logistik, briefing panitia, gladi bersih, hingga simulasi alur acara dilakukan untuk memastikan setiap detail berjalan sesuai rencana.

Di tahap ini, RUNVENTURE 5K tidak lagi dipandang sebagai tugas akademik semata, melainkan sebagai tanggung jawab bersama untuk menghadirkan event yang aman, tertib, dan berkesan bagi peserta.

Melalui RUNVENTURE 5K, mahasiswa Pariwisata semester 5 membuktikan bahwa pembelajaran MICE tidak berhenti di ruang kelas.

Proses dari grand design hingga pelaksanaan menjadi pengalaman berharga dalam memahami dinamika industri event secara langsung.

Acara ini sekaligus menjadi refleksi bahwa sebuah event yang terlihat sederhana di permukaan, sejatinya lahir dari perencanaan matang, kerja keras, dan komitmen seluruh panitia dibalik layar.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com