BERITAKULIAH.COM, Malang — Media sosial pada zaman kini telah menjadi ruang utama bagi generasi muda dalam berkomunikasi, memperoleh informasi, serta mengekspresikan diri. Kemajuan teknologi yang berlangsung dengan cepat membuat media sosial menjadi elemen penting yang menyatu dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.
Tingginya penggunaan media sosial tidak selalu diiringi dengan meningkatnya kesadaran akan etika dan tanggung jawab digital. Berbagai masalah di media sosial seperti cyberbullying, konten provokatif, penyebaran hoaks, dan pelanggaran privasi masih sering terjadi. Banyaknya permasalahan di media sosial menunjukkan bahwa generasi muda, khususnya dalam aspek etika bermedia sosial masih perlu diperkuat.
Peran pendidikan menjadi sangat penting dalam membentuk perilaku bermedia sosial yang bijak. Pendidikan tidak sebatas mengajarkan keterampilan teknis, melainkan turut membentuk karakter, menanamkan nilai etika, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menggunakan media sosial.
Pentingnya Pendidikan dalam Era Digital dan Media Sosial
Pendidikan memiliki peran penting dalam era digital masa kini dan literasi digital bisa dijadikan sebagai kompetensi dasar. Pendidikan dalam era digital juga berperan sebagai sarana pembentukan sikap selektif terhadap informasi yang beredar di media sosial. Pembelajaran terintegrasi dengan teknologi, peserta didik dapat diarahkan untuk memahami perbedaan antara informasi yang valid dan tidak valid, dan mampu mengenali konten yang bersifat manipulatif atau menyesatkan.
Pendidikan juga memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran reflektif generasi muda terhadap dampak jangka panjang dari aktivitas digital. Etika bermedia sosial yang diajarkan secara terintegrasi dalam kurikulum mengajak peserta didik memahami bahwa setiap tindakan di ruang digital meninggalkan jejak digital yang berpotensi memengaruhi reputasi, hubungan sosial, serta peluang di masa depan. Pendidikan yang berkelanjutan memungkinkan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan mengendalikan diri, menghargai privasi orang lain, serta menghindari perilaku impulsif dalam berinteraksi di media sosial.
Pembentukan Etika dan Karakter Bermedia Sosial dalam Pendidikan
Penggunaan media sosial semakin tinggi sehingga pembentukan karakter menjadi landasan utama bagi generasi muda. Pembentukan karakter menjadikan generasi muda mampu berinteraksi secara positif dan bertanggung jawab dalam berinteraksi di dunia digital. Pendidikan karakter yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi membantu generasi muda memahami konsekuensi sosial dari setiap tindakan yang dilakukan di media sosial, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Pembiasaan perilaku bermedia sosial yang beretika di lingkungan pendidikan diharapkan mampu membentuk kepribadian yang matang secara moral, sehingga generasi muda dapat menjadi pengguna media sosial yang bijak, beretika, dan berkontribusi positif dalam membangun budaya digital yang sehat.
Solusi untuk Meningkatkan Kesadaran dan Etika Penggunaan Media Sosial di Kalangan Generasi Muda
Solusi untuk meningkatkan kesadaran dan etika penggunaan media sosial salah satunya dengan cara bersosialisasi dan literasi digital. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu remaja memahami batasan perilaku yang pantas serta dampak dari setiap tindakan yang dilakukan di ruang digital.
Peran pendidik dan institusi pendidikan sangat penting dalam menciptakan ruang dialog yang terbuka, sehingga siswa dapat berdiskusi dan merefleksikan pengalaman dalam menggunakan media sosial.
Pendidikan literasi digital berperan sebagai solusi untuk meningkatkan etika bermedia sosial karena memberikan pemahaman kepada individu tentang batasan, tanggung jawab, serta cara berkomunikasi yang baik di ruang digital, sehingga mampu menjaga sikap, bahasa, dan konten yang dibagikan
Penggunaan media sosial yang tinggi di kalangan generasi muda tidak selalu diiringi dengan kesadaran dan etika digital yang memadai, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan sosial. Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan etika bermedia sosial melalui pendidikan karakter di era digital.
Dengan strategi dan manajemen pendidikan karakter yang tepat, nilai-nilai moral dapat ditanamkan secara sistematis. Upaya pengintegrasian pendidikan karakter dalam kurikulum, sosialisasi pendidikan moral, serta penerapan etika komunikasi di media sosial diharapkan mampu membentuk generasi muda yang bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Penulis: Niken Aurellia (202510170110039)
Mahasiswa S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang













