Mahasiswa Universitas PGRI Semarang yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Singosari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali pada Minggu 01/02/2026 turut berkontribusi dalam membantu penjualan susu sapi milik peternak setempat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual produk lokal sekaligus membantu pemasaran agar jangkauan konsumen menjadi lebih luas. Kegiatan dilakukan melalui pendampingan langsung kepada peternak serta promosi kepada masyarakat sekitar.
Selain membantu proses pemasaran, mahasiswa KKN juga melakukan pendampingan dalam pengecekan kualitas susu sapi sebelum dipasarkan. Pemeriksaan dilakukan secara sederhana namun efektif, seperti pengecekan kebersihan, aroma, warna, serta pengukuran berat jenis menggunakan alat lactometer untuk memastikan susu tidak tercampur air. Langkah ini penting guna menjaga kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk.
Mahasiswa juga membantu dalam proses pengemasan yang lebih rapi dan higienis agar susu terlihat menarik serta aman dikonsumsi. Selain itu, mereka memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya sanitasi alat pemerahan dan penyimpanan susu pada suhu yang sesuai untuk menjaga kesegaran. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan standar mutu produksi susu di desa. 
Dalam aspek pemasaran, mahasiswa memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, termasuk pembuatan poster digital dan informasi penjualan berbasis daring. Strategi ini membantu memperluas jaringan konsumen, tidak hanya di lingkungan desa tetapi juga di wilayah sekitar Mojosongo dan Boyolali. Respon masyarakat pun cukup positif karena produk susu segar langsung dari peternak dinilai lebih sehat dan terjangkau.
Bapak Ervin selaku salah satu peternak sapi perah di Desa Singosari menyampaikan apresiasinya terhadap pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN. “Kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN yang ikut mempromosikan dan membantu pengecekan kualitas susu. Dengan cara ini, kepercayaan pembeli semakin meningkat dan penjualan juga menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa edukasi mengenai kebersihan dan pengemasan sangat bermanfaat bagi keberlangsungan usahanya. “Pendampingan tentang sanitasi dan cara penyimpanan susu yang benar membuka wawasan kami agar produk tetap segar dan berkualitas. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” tambah Bapak Ervin.
Melalui program ini, mahasiswa KKN tidak hanya mendukung sektor pendidikan dan sosial, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan ekonomi masyarakat desa. Diharapkan, pendampingan dalam penjualan dan pengecekan kualitas susu sapi ini dapat meningkatkan pendapatan peternak serta mendorong perkembangan usaha peternakan secara berkelanjutan di Desa Singosari.















