BERITAKULIAH.COM, Desa Dalangan — SIGAP SEHAT DALANGAN merupakan program kerja bidang kesehatan yang dilaksanakan pada tanggal 14 dan 26 Januari 2026 oleh Mahasiswa KKN Tim 2 Desa Pandean Universitas Tidar Magelang sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat masyarakat Dusun Dalangan. Program ini berfokus pada pencegahan stunting dan penguatan kesiapsiagaan kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.
Program SIGAP SEHAT DALANGAN dirancang secara terintegrasi dengan kegiatan Posyandu sebagai sarana strategis dalam menjangkau ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di Dusun Dalangan. Kegiatan ini meliputi edukasi gizi seimbang yang menitikberatkan pada pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber nutrisi utama, sehingga mudah diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi gizi disampaikan secara sederhana dan kontekstual, dengan memperhatikan kondisi sosial dan kebiasaan konsumsi masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan sosialisasi stunting, Ibu Kepala Dusun Dalangan, ibu hamil, serta ibu yang memiliki anak kecil turut mengajukan pertanyaan terkait upaya mendeteksi stunting sejak dini serta langkah-langkah yang dapat dilakukan keluarga dan lingkungan dusun dalam mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak. Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari diskusi interaktif dan memperkaya pemahaman peserta mengenai pentingnya pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Selain aspek pencegahan stunting, program ini juga diperkuat dengan kegiatan pemasangan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan kesehatan lingkungan. Penyediaan fasilitas P3K diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melakukan penanganan awal pada kondisi darurat ringan sebelum mendapatkan pelayanan medis lanjutan.
Melalui sinergi antara edukasi kesehatan, penguatan peran keluarga, dan penyediaan sarana pendukung kesehatan, SIGAP SEHAT DALANGAN diharapkan mampu mendorong terbentuknya masyarakat Dusun Dalangan yang lebih peduli terhadap kesehatan anak, tanggap terhadap kondisi darurat, serta berkelanjutan dalam menerapkan perilaku hidup sehat.






















