BERITAKULIAH.COM, Boyolali — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan program edukasi bertajuk “Edukasi Pengelolaan Sampah Spesifik B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Rumah Tangga Melalui Kemitraan Desa” bagi warga Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, pada Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga tentang pemilahan dan pengelolaan sampah B3 yang berasal dari rumah tangga agar dapat dikelola dengan aman dan ramah lingkungan.
Program kerja ini dipimpin oleh Ilham Lathif Habibie sebagai penanggung jawab kegiatan. Kegiatan berlangsung di kediaman Bapak Abdul Rochim, yang turut menjadi tempat diskusi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah spesifik B3 rumah tangga.
Kegiatan edukasi dimulai dengan sambutan dari Ilham Lathif Habibie yang menjelaskan pentingnya pengelolaan sampah B3, diantaranya seperti baterai, kosmetik, kapur barus, obat kadaluwarsa, dan racun tikus, yang jika dibuang sembarangan dapat mencemari tanah dan air. “Masyarakat desa memiliki peran besar dalam pengelolaan sampah rumah tangga, terutama jenis B3. Edukasi ini diharapkan dapat membantu warga memilah sampah sejak dari rumah,” ujarnya.
Selanjutnya, tim KKN juga memberi edukasi mengenai cara pemilahan sampah B3 berdasarkan jenisnya, serta bagaimana menyimpan dan menyerahkan sampah tersebut kepada pihak yang berwenang untuk diolah lebih lanjut. Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara peserta dan tim KKN.
Sejumlah warga setempat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan. Salah seorang warga menyampaikan bahwa sistem pengelolaan air limbah di RT 04 hingga saat ini belum dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga pembuangan limbah rumah tangga masih dilakukan secara langsung ke aliran sungai.
“Melalui kegiatan ini, kami jadi lebih memahami cara memilah dan mengelola sampah spesifik B3 rumah tangga dengan benar.”, ujar bapak Abdul Rochim.
Program edukasi pengelolaan sampah B3 di Desa Dibal ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antara mahasiswa KKN dan warga desa dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut antara tim KKN dengan pihak desa dalam pengelolaan sampah berbasis kemitraan untuk jangka panjang.













