Cikawung — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertema Upaya Pemberdayaan, Pengelolaan Teknologi Tepat Guna, dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Cikawung, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini dilaksanakan selama periode KKN dengan melibatkan mahasiswa lintas fakultas dan program studi yang berkolaborasi bersama pemerintah desa serta masyarakat setempat.
Dalam bidang pengelolaan teknologi tepat guna, mahasiswa mengimplementasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung budidaya tambak lele milik warga. Sistem PLTS ini dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk mengoperasikan aerator dan pompa air, sehingga membantu menjaga kualitas oksigen dan sirkulasi air kolam. Inovasi ini diharapkan dapat menekan biaya operasional listrik, meningkatkan produktivitas budidaya, serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan.
Pada aspek pemberdayaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, mahasiswa turut berkontribusi dalam pencegahan stunting melalui inovasi produk olahan pangan bergizi berupa nugget berbahan dasar daun kelor. Daun kelor yang kaya nutrisi diolah menjadi produk yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi anak-anak. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan nugget kelor, masyarakat, khususnya ibu-ibu, diberikan edukasi mengenai pentingnya asupan gizi seimbang guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal
Selain itu, dalam rangka meningkatkan keselamatan lingkungan, mahasiswa melaksanakan pemasangan reflektor jalan pada beberapa titik minim penerangan dan tikungan rawan kecelakaan. Pemasangan ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas pengguna jalan, khususnya pada malam hari, sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas di lingkungan desa.
Di bidang kesehatan masyarakat, mahasiswa juga melakukan edukasi mengenai pencegahan serta penanganan awal (pertolongan pertama) bagi penderita mimisan. Kegiatan ini meliputi sosialisasi penyebab mimisan, langkah penanganan sederhana yang benar, serta tindakan yang harus dihindari. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama secara tepat sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Dosen pembimbing lapangan bapak Alhadi Nelsa, M. Sn. menyampaikan bahwa seluruh program dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi lokal Desa Cikawung, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif. Program ini tidak hanya berorientasi pada penyelesaian masalah jangka pendek, tetapi juga pada keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.
Kepala Desa Cikawung Hj Faridah ihda Wahyuni, S. Ap. mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UMP yang telah menghadirkan inovasi teknologi, edukasi kesehatan, serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Sinergi antara mahasiswa dan warga desa diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan serta kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan terlaksananya berbagai program tersebut, kegiatan KKN UMP di Desa Cikawung menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi tepat guna, dan pemberdayaan masyarakat demi terciptanya desa yang lebih mandiri, sehat, dan sejahtera.

















