Berita  

Mahasiswa KKN UNDIP Adakan Kegiatan Edukasi Pembukuan Kas Sederhana, Langkah Awal Tertib Keuangan UMKM Desa Posong

Avatar photo
Mahasiswa KKN UNDIP Adakan Kegiatan Edukasi Pembukuan Kas Sederhana, Langkah Awal Tertib Keuangan UMKM Desa Posong
Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro melakukan kunjungan door-to-door untuk membagikan buku kas sederhana dan memberikan edukasi pembukuan bagi pemilik warung di Desa Posong.

BERITAKULIAH.COM, BatangKegiatan edukasi pembukuan kas sederhana bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Kegiatan ini menyasar warung-warung yang ada di Desa Posong dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai pencatatan keuangan usaha secara sederhana dan mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Edukasi dilakukan melalui kunjungan langsung ke warung-warung di Desa Posong pada Kamis (29/01/2026). Dalam kegiatan tersebut, pelaku usaha diberikan penjelasan mengenai pentingnya pembukuan kas sebagai dasar pengelolaan keuangan usaha. Pendekatan langsung ini dilakukan agar materi yang disampaikan dapat dipahami dengan lebih mudah oleh pelaku UMKM.

Mahasiswa KKN UNDIP Adakan Kegiatan Edukasi Pembukuan Kas Sederhana, Langkah Awal Tertib Keuangan UMKM Desa Posong
Pembagian buku kas ke warung di Desa Posong.

Pelaksanaan dibuat tabel buku kas sederhana yang digunakan sebagai contoh pencatatan pemasukan dan pengeluaran. Tabel tersebut menjadi media edukasi untuk membantu pelaku UMKM mengetahui secara jelas alur keluar-masuk uang dari hasil usaha yang dijalankan.

Pembukuan kas sederhana ini dinilai dapat mempermudah pelaku UMKM dalam menghitung hasil penjualan serta mengontrol keuangan usaha. Dengan pencatatan yang rapi, pelaku usaha dapat mengetahui kondisi keuangan secara lebih teratur dan mudah dipahami.

Mahasiswa melakukan Pembukuan Kas Sederhana untuk UMKM di Desa Posong untuk memudahkan menghitung hasil penjualan mereka,” disampaikan dalam kegiatan tersebut. Pernyataan ini menegaskan bahwa pencatatan keuangan sederhana memiliki manfaat langsung bagi pelaku usaha.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pembukuan kas sederhana dapat digunakan secara berkelanjutan oleh pelaku UMKM dalam kegiatan usaha sehari-hari. Pencatatan yang konsisten diharapkan mampu membantu menjaga kelangsungan usaha.

Selain itu, pembukuan kas sederhana yang telah diperkenalkan diharapkan dapat dikembangkan dan diterapkan oleh UMKM lainnya di Desa Posong. Dengan demikian, pengelolaan keuangan usaha dapat dilakukan secara lebih tertib dan berkelanjutan di tingkat usaha kecil.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com