BERITAKULIAH.COM, PEKALONGAN — Masa remaja merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, dimana pertumbuhan berkembang dengan pesat sehingga mempengaruhi terjadinya perubahan fisik, mental, maupun sosial.
Berbagai perubahan tersebut dikenal dengan masa pubertas, remaja yang berada pada fase transisi ini memerlukan dukungan dan bimbingan yang tepat agar dapat menjalani fase ini tanpa rasa khawatir.
Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan membekali mereka melalui edukasi tentang kesehatan reproduksi.
Memahami kesehatan reproduksi menjadi hal yang sangat penting bagi remaja untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi perubahan yang terjadi selama masa pubertas dan bertanggung jawab terhadap kesehatannya.
Namun, informasi terkait kesehatan reproduksi masih dianggap tabu oleh sebagian remaja. Banyak remaja yang merasa malu dan takut untuk membicarakan perubahan yang terjadi pada tubuh mereka selama masa pubertas, sehingga mereka kesulitan dalam memperoleh informasi yang tepat.
Dalam rangka meningkatkan pemahaman terkait kesehatan reproduksi, Ayu Khusnia Lestari, mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro yang tergabung dalam anggota tim KKN Tematik Universitas Diponegoro tahun 2025 di Kelurahan Pringrejo, melaksanakan program kerja monodisiplin berupa sosialisasi terkait kesehatan reproduksi remaja dan personal hygiene. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 22 Januari 2025, di SMP Negeri 15 Pekalongan dan diikuti oleh siswi kelas 7 dengan jumlah siswi sekitar 29 orang.

Program ini bertujuan untuk mengenalkan dan memberikan edukasi kepada remaja putri terkait pentingnya menjaga kesehatan reproduksi saat remaja.
Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi yang mencangkup pentingnya kesehatan reproduksi, masa pubertas, perubahan-perubahan yang terjadi selama pubertas, organ reproduksi, risiko kesehatan reproduksi, cara menjaga kesehatan reproduksi, terutama ketika mengalami menstruasi. Selain itu, di sela materi terdapat ice breaking berupa mini games dan recall materi kepada siswa untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.
Program ini diwujudkan melalui media berupa lembar balik yang berisi informasi terkait kesehatan reproduksi remaja dan didukung dengan pemaparan materi melalui powerpoint sebagai media edukasi untuk memperjelas penjelasan dan memudahkan audiens dalam memahami materi yang disampaikan.
Kegiatan ini mendapat antusias yang tinggi oleh para siswa dan respon positif oleh guru di SMP Negeri 15 Pekalongan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kepada para siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, sehingga mereka lebih proaktif dalam menjaga kesehatannya.













