BERITAKULIAH.COM, KENDAL – Dalam rangka melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro, sebanyak 22 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok KKN-T IDBU 33 UNDIP Tim Maju Sejati melaksanakan program kerja multidisiplin bertajuk “Pemberdayaan UMKM Maju Sejati Melalui Peningkatan Alat Produksi dan Edukasi Manajemen Usaha.”
Kegiatan ini berlangsung di UMKM Maju Sejati, Pantai Morris, Dusun Tawang Laut, Desa Gempolsewu, Kabupaten Kendal yang berlangsung pada hari Rabu (10/8/2025) hingga Kamis (14/8/2025). Fokus kegiatan ini, yakni peningkatan kapasitas produksi, penguatan manajemen usaha, pemenuhan standar higienitas pangan, dan strategi pemasaran untuk memperluas jangkauan produk olahan laut di pasar lokal maupun internasional.
Program ini meliputi berbagai kegiatan strategis, seperti penyusunan rancangan jadwal produksi terasi berbentuk flowchart dan tabel berbasis Excel yang mudah digunakan pelaku UMKM, penyuluhan analisis umur simpan mencakup pengukuran kadar air, pengamatan perubahan warna/ tekstur/ aroma, hingga penyusunan tabel umur simpan sederhana. Selain itu, dilakukan kelas bahasa untuk penguatan branding produk lokal sebagai strategi memasuki pasar internasional.
Dalam aspek manajemen keuangan, mahasiswa KKN UNDIP memberikan sosialisasi dan pendampingan pembukuan digital menggunakan aplikasi SiApik dari Bank Indonesia, dilengkapi panduan penggunaan, serta pendampingan pengelolaan arsip laporan keuangan digital dengan sistem cloud storage. Analisis kelayakan investasi juga dilakukan melalui penyuluhan dan pendampingan Internal Rate of Return (IRR) untuk higienisasi alat produksi.
Di bidang produksi, tim KKN UNDIP menghadirkan program edukasi sanitasi alat, pemilihan bahan baku laut berkualitas, serta penyediaan alat penjemur rebon yang mampu meminimalisir debu dan serangga. Mereka juga mengganti lumpang plastik non-food grade dengan lumpang kayu ramah lingkungan untuk mencegah kontaminasi mikroplastik. Penguatan aspek teknis lainnya mencakup pemberian impulse sealer, ice box, dan lampu tenaga surya untuk mendukung kelancaran proses produksi dan distribusi.
Selain itu, dilakukan pendampingan sertifikasi dan uji laboratorium kandungan gizi, analisis SWOT, psikoedukasi efikasi diri wirausaha, edukasi “Kenali dan Atasi Risiko Produksi”, optimalisasi kemasan, hingga penyuluhan standar label pangan olahan sesuai Peraturan BPOM No. 31 Tahun 2018. Tim juga membuat berbagai media edukasi, seperti booklet, leaflet, flyer mini dwibahasa, poster, dan laporan berita.
Berbagai program ini menghasilkan luaran nyata, di antaranya formulir monitoring produksi, tabel analisis umur simpan terasi, booklet panduan bahan baku segar, alat penjemur terasi, lumpang kayu, alat impulse sealer, ice box, lampu jalan panel surya LED 1600W, contoh label pangan sesuai standar, sertifikat dan hasil uji kandungan gizi, serta booklet dan poster edukasi.
Ketua KKN-T IDBU 33 UNDIP Kelompok Maju Sejati, Herry, menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang. “Kami berharap program ini tidak hanya membantu dari sisi teknis produksi, tetapi juga meningkatkan kesadaran higienitas, kemampuan manajemen usaha, serta daya saing UMKM Maju Sejati di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Ketua UMKM Maju Sejati, Ibu Trimo, mengapresiasi kontribusi mahasiswa UNDIP. Menurut beliau, bantuan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk. “Alat dan pengetahuan yang diberikan mahasiswa sangat membantu dan bermanfaat, membuat kami lebih siap bersaing dan menjaga mutu produksi,” tuturnya.
Dengan selesainya program ini, diharapkan UMKM Maju Sejati dapat terus berkembang dan menjadi contoh sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha lokal.
Kelompok KKN-T IDBU 33 Tim Maju Sejati terdiri dari Naela Habibah (Fakultas Sains dan Matematika), Salsabilla Aulia Putri (Fakultas Sains dan Matematika), Ridha Aninda Restu (Sekolah Vokasi), Ghina Maharani (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Khayara Rameyza (Fakultas Hukum), Lulu Khairi Nakhwah (Fakultas Kedokteran), Stanislaus Justin Ananta (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), Hani Kartika Dewi (Fakultas Kedokteran), Muharnanta Fahreza (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Stenly William Palallo (Sekolah Vokasi), Bandar Firmansyah (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Alexius Elang Erlangga Wirawan (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Raifansyah Athalla Ramadhan (Sekolah Vokasi), Dinda Rahma Hasanah (Fakultas Psikologi), Aris Sugiantoro (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), Lavenia Putri Priyanti (Fakultas Ilmu Budaya), Anggi Susilowati (Fakultas Sains dan Matematika), Rahma Aliya (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Salsa Qurrotu’ainii (Sekolah Vokasi), Herry Fernandes (Fakultas Sains dan Matematika), Keyla Khairunisa Irawan (Sekolah Vokasi), dan Nada Zahira (Fakultas Hukum).













