Mahasiswa KKN-T UNDIP Olah Limbah Dapur Jadi Eco-Enzyme di RW 05 Plamongansari

Avatar photo
Mahasiswa KKN-T UNDIP Olah Limbah Dapur Jadi Eco-Enzyme di RW 05 Plamongansari
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap warga RW 05 dapat menerapkan teknik pengolahan limbah ini secara mandiri dan berkelanjutan. (Dok. Istimewa)

BERITAKULIAH.COM, SEMARANG – Pramastuti Adiar Rukmi, mahasiswa Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, melaksanakan kegiatan bertajuk “Edukasi dan Pelatihan Pengolahan Limbah Dapur Menjadi Eco Enzyme yang Bermanfaat di Masyarakat” di RW 05 Plamongansari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sosial Kemasyarakatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 105 Plamongansari Kelompok 2, yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. dan Riris Tiani, S.S., M.Hum.

Kegiatan ini ditujukan sebagai solusi atas permasalahan lingkungan berupa limbah dapur seperti kulit buah dan sisa sayuran yang belum dikelola secara optimal.

Mahasiswa KKN-T UNDIP Olah Limbah Dapur Jadi Eco-Enzyme di RW 05 Plamongansari

Bersama warga, mahasiswa memanfaatkan limbah dapur yang dikombinasikan dengan air dan gula dalam perbandingan 10:3:1, kemudian difermentasi dalam wadah tertutup selama beberapa minggu. Proses ini menghasilkan eco-enzyme, cairan alami yang ramah lingkungan.

Eco-enzyme memiliki berbagai manfaat, di antaranya sebagai pupuk cair untuk tanaman, pembersih serbaguna yang tidak berbahaya bagi lingkungan, serta pestisida organik yang aman bagi kesehatan.

Selain itu, cairan ini juga dapat mengurangi penggunaan bahan kimia rumah tangga dan mendukung upaya pengurangan sampah organik dari rumah tangga.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap warga RW 05 dapat menerapkan teknik pengolahan limbah ini secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya membantu menyelesaikan permasalahan sampah, tetapi juga memberikan solusi praktis dan ekonomis yang berdampak positif bagi lingkungan.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com