Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Penyuluhan Pencegahan ISPA di Kelurahan Onto Bantaeng

Avatar photo
Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Penyuluhan Pencegahan ISPA di Kelurahan Onto Bantaeng
Mahasiswa Kedokteran Universitas Hasanuddin memberikan materi penyuluhan tentang pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) kepada warga di Kelurahan Onto, Bantaeng. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan pernapasan.

BERITAKULIAH.COM, BANTAENGMahasiswa Kedokteran dari Universitas Hasanuddin telah sukses menyelenggarakan program kerja “Penyuluhan Pencegahan ISPA” di Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang bahaya serta cara pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Penyuluhan ini dilaksanakan di tiga titik lokasi berbeda di wilayah kerja Kelurahan Onto, menjangkau lebih banyak warga. Titik pertama berlokasi di Kantor Kelurahan Onto (Pustu Binamungan) pada tanggal 26 Juli 2025.

Selanjutnya, penyuluhan berlanjut di rumah warga Jambua (Poskesdes Jambua) pada tanggal 30 Juli 2025 dan di rumah warga Kampung Beru (Poskesdes Kampung Beru) pada tanggal 31 Agustus 2025.

Dalam setiap sesi, mahasiswa memberikan edukasi komprehensif mengenai ISPA, meliputi gejala, penyebab, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan yang efektif.

Materi disampaikan dengan metode yang interaktif, memungkinkan warga untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan para mahasiswa.

Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Penyuluhan Pencegahan ISPA di Kelurahan Onto Bantaeng
Rangkaian kegiatan Penyuluhan Pencegahan ISPA yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Hasanuddin di tiga titik berbeda di Kelurahan Onto, Bantaeng. Program ini merupakan upaya nyata kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.

“Kami sangat antusias melihat partisipasi aktif masyarakat Kelurahan Onto dalam program penyuluhan ini. Kami berharap edukasi yang kami berikan dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di sini.” ujar Muhammad Daffa Rizqi sebagai penanggung jawab kegiatan.

Dengan hadirnya mahasiswa secara langsung di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya memberikan edukasi yang relevan, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan sosial yang mendukung perubahan perilaku hidup sehat.

Program seperti “Penyuluhan Pencegahan ISPA” menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sadar, sigap, dan mandiri dalam menjaga kesehatannya.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com