BERITAKULIAH.COM, PEMALANG — Mahasiswa Keperawatan dari Tim KKNT 132 Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan program edukasi bertema “Edukasi Cerdas mengenai Cegah Risiko Kesehatan Akibat dari Limbah Kopi kepada Pekerja Kopi di UMKM Kopi P4S Bheger” pada Selasa, 12 Agustus 2025 di Desa Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pekerja UMKM kopi mengenai dampak limbah kopi terhadap kesehatan, serta memberikan solusi pencegahan yang praktis dan aplikatif di lingkungan kerja.
Sasaran dari program ini adalah para pekerja di UMKM Kopi P4S Bheger yang setiap hari terlibat dalam proses pengolahan kopi. Limbah hasil produksi kopi, baik berupa limbah padat seperti ampas kopi maupun limbah cair, berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti iritasi kulit dan gangguan pernapasan.
Melalui sesi edukasi, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai risiko kesehatan yang mungkin timbul, pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan pola kerja yang higienis, serta metode pengelolaan limbah kopi secara ramah lingkungan. Kegiatan ini dilengkapi dengan praktik langsung seperti simulasi pemilahan limbah dan penggunaan APD yang benar.

“Kami melihat bahwa isu kesehatan kerja sering kali belum menjadi perhatian utama di sektor UMKM. Melalui edukasi ini, kami ingin mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman, bersih, dan sehat bagi para pekerja,” ujar Alifah Nurul Kamila, penanggung jawab pelaksana kegiatan edukasi dari Tim KKNT 132 UNDIP.
Salah satu peserta kegiatan, pekerja bagian pengolahan kopi di P4S Bheger, juga menyampaikan antusiasmenya, “Kegiatan ini membuka wawasan baru bagi kami. Ternyata limbah kopi itu nggak cuma bikin kotor, tapi juga bisa berdampak ke kesehatan. Kami jadi tahu cara mengelolanya lebih baik.”
Melalui program ini, Tim KKNT 132 UNDIP berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan kerja di lingkungan UMKM, khususnya pada sektor kopi yang menjadi potensi unggulan wilayah Pulosari, Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu keperawatan secara langsung.













