KERJO KIDUL, 28 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja penerapan administrasi paperless di Kantor Desa Kerjo Kidul, Kabupaten Wonogiri, sebagai langkah nyata dalam mendukung konsep green logistics. Program ini diinisiasi oleh Dhea, mahasiswa jurusan Manajemen dan Administrasi Logistik, sebagai bentuk kontribusi keilmuan dalam meningkatkan efisiensi tata kelola administrasi desa melalui pengurangan penggunaan kertas dan optimalisasi penyimpanan dokumen secara digital.
Dalam pelaksanaannya, Dhea melakukan sosialisasi kepada aparatur desa mengenai pentingnya pengelolaan dokumen yang lebih tertata, efisien, dan ramah lingkungan. Selain itu, dilakukan pula pendampingan dalam pengelompokan arsip digital serta penyusunan sistem folder yang sistematis agar dokumen lebih mudah diakses dan tersimpan dengan rapi.
Sebagai upaya memperkuat kesadaran, Dhea juga menyediakan media edukasi berupa stand banner yang ditempatkan di lingkungan kantor desa. Media tersebut berfungsi sebagai pengingat visual agar aparatur desa mulai membiasakan pengurangan pencetakan dokumen yang tidak diperlukan dan beralih ke sistem administrasi digital. Melalui program ini, diharapkan Kantor Desa Kerjo Kidul dapat menerapkan sistem administrasi yang lebih efektif, terstruktur, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung prinsip green logistics yang berorientasi pada efisiensi sumber daya dan pelestarian lingkungan.
Melalui program ini, Dhea menekankan bahwa konsep green logistics tidak hanya diterapkan pada sektor distribusi dan transportasi, tetapi juga dapat dimulai dari lingkup administrasi pemerintahan desa. Pengurangan penggunaan kertas dinilai sebagai langkah sederhana namun berdampak nyata dalam menghemat sumber daya, mengurangi limbah, serta meningkatkan efisiensi proses kerja di kantor desa.
Selain memberikan manfaat dari sisi lingkungan, penerapan administrasi paperless juga mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih sistematis dan profesional. Dengan pengelolaan dokumen yang terdigitalisasi, proses pencatatan, pengarsipan, dan pencarian data menjadi lebih cepat dan terstruktur. Dhea berharap inovasi ini dapat menjadi kebiasaan berkelanjutan di Desa Kerjo Kidul serta menjadi contoh praktik administrasi ramah lingkungan di tingkat desa.













