BERITAKULIAH.COM, BENGKALIS — Komitmen STAIN Bengkalis dalam mencetak generasi sadar ekonomi syariah kembali terlihat melalui aksi nyata. Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah VIB menggelar kegiatan sosialisasi di MAS Al-Huda Bengkalis, dengan mengangkat dua tema penting yang relevan dengan kebutuhan generasi muda masa kini: “Gen Z Sebagai Penggerak Transformasi Kesadaran Zakat” dan “Hidup Berkah dengan Uang Halal”.
Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh puluhan siswa MAS Al-Huda Bengkalis yang menunjukkan antusiasme luar biasa. Mereka tampak aktif menyimak dan berdiskusi, menandakan bahwa semangat untuk memahami dunia ekonomi, khususnya berbasis syariah, semakin tumbuh di kalangan pelajar.
Empat mahasiswa yaitu, M. Iqbal Ramadhan, Siti Murasih, Syahrul Ramdhani dan Riani Septiana, tampil sebagai narasumber utama. Dengan gaya penyampaian yang santai, komunikatif, dan dekat dengan gaya Gen Z, keduanya berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus penuh makna.
Tak hanya menghadirkan mahasiswa, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari dosen pendamping, H. Imam Hakim, SP., M.Si dan juga perwakilan dari BRKsyariah, yang diwakili Syahril Ramadona dan Vera Wahyuni. Dalam sambutannya, beliau memberikan Motivasi kepada para peserta, sembari menekankan pentingnya literasi ekonomi dan investasi syariah sebagai bekal menghadapi masa depan. Dari pihak BRKsyariah juga mempromosikan produk-produk yang ada di BRKsyariah salah satunya adalah Simpel (Simpanan Pelajar).
“Pemahaman ekonomi syariah harus dimulai sejak dini. Ini bukan hanya tentang keuangan, tapi juga tentang etika dan keberlanjutan,” ujar H. Imam Hakim, menyiratkan pentingnya nilai-nilai syariah dalam membentuk generasi yang tangguh dan berintegritas.
Kepala Madrasah MAS Al-Huda Bengkalis, Marlizayani, S.Pd.I, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa kolaborasi antara kampus dan sekolah menengah sangat penting dalam memperluas wawasan siswa serta menumbuhkan jiwa wirausaha yang sehat dan bertanggung jawab.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat mengerti tentang pentingnya zakat, juga menghindari hal-hal yang dilarang untuk mendapatkan uang halal,” tutur Marlizayani.
Acara ditutup dengan sesi diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif. Para siswa tidak hanya aktif bertanya, tetapi juga berani mengemukakan pendapat mereka terkait materi yang disampaikan. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah kepada peserta yang paling aktif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan benih-benih kesadaran ekonomi syariah mulai tumbuh di kalangan generasi muda. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan pihak sekolah menjadi langkah strategis dalam membangun masyarakat yang melek finansial, etis, dan siap menghadapi tantangan zaman.













