BERITAKULIAH.COM, Klaten — Mahasiswa KKN-T Tim 27 UNDIP melaksanakan kegiatan pengujian baku mutu air sumur warga di Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini dilaksanakan pada dua waktu, yaitu Rabu, 28 Januari 2026 dan Jumat, 30 Januari 2026, dengan lokasi pengambilan sampel di Dukuh Plosowangi Wetan, Dukuh Semowo, dan Dukuh Kayen Lor.
Kegiatan pengujian kualitas air sumur ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian air sumur warga terhadap baku mutu air serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kualitas air bersih bagi kesehatan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan wawancara singkat kepada warga pemilik sumur terkait penggunaan air, kondisi sumur, serta keluhan yang dirasakan selama menggunakan air sumur tersebut.
Setelah wawancara, mahasiswa KKN-T Tim 27 UNDIP melakukan pengambilan dan pengujian sampel air sumur pada tiga titik lokasi dan air PAM pada tiga titik lokasi. Pengujian dilakukan terhadap beberapa parameter fisika-kimia, meliputi Total Dissolved Solids (TDS), Electrical Conductivity (EC), pH, dan kadar garam (salt) berdasarkan Parameter Permenkes RI No. 2 Tahun 2023.
Selain melakukan pengujian, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat setempat melalui penyuluhan singkat. Edukasi yang diberikan meliputi penjelasan mengenai arti masing-masing parameter kualitas air, dampak penggunaan air yang tidak memenuhi baku mutu, serta upaya sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan kualitas air sumur. Warga menunjukkan antusiasme dengan mengajukan pertanyaan serta berdiskusi mengenai hasil pengujian air sumur yang digunakan sehari-hari.
Berdasarkan hasil pengujian, kualitas air sumur warga di Desa Plosowangi secara umum belum memenuhi baku mutu air. Nilai TDS pada air sumur di Dukuh Semowo sebesar 407 mg/L, di Dukuh Plosowangi Wetan sebesar 440 mg/L, dan di Dukuh Kayen Lor sebesar 629 mg/L. Seluruh nilai tersebut melebihi batas baku mutu TDS (<300 mg/L), yang menunjukkan tingginya kandungan zat terlarut dalam air sumur. Nilai EC air sumur berada pada rentang 816–1259 µS/cm. Meskipun masih berada di bawah ambang batas baku mutu EC (<2000 µS/cm), nilai ini tergolong tinggi dan sejalan dengan tingginya nilai TDS. Hal tersebut mengindikasikan adanya kandungan ion terlarut yang cukup besar, yang dapat dipengaruhi oleh kondisi geologi dan aktivitas di sekitar sumber air.
Parameter pH menunjukkan bahwa air sumur di Dukuh Semowo dan Dukuh Plosowangi Wetan memiliki pH masing-masing 5,96 dan 6, yang berada di bawah rentang baku mutu (6,5–8,5), sehingga bersifat agak asam. Sementara itu, air sumur di Dukuh Kayen Lor memiliki pH 6,8 dan masih memenuhi baku mutu. Kadar garam (salt) air sumur berada pada rentang 0,04–0,06 dan masih memenuhi baku mutu (0–0,5). Namun demikian, meskipun parameter EC dan salinitas masih aman, tingginya nilai TDS dan pH yang tidak sesuai menyebabkan air sumur warga dikategorikan tidak sesuai dengan baku mutu air.
Berbeda dengan air sumur, hasil pengujian air PAM di Desa Plosowangi menunjukkan kualitas yang lebih baik. Nilai TDS air PAM berada pada rentang 133–269 mg/L dan seluruhnya berada di bawah batas baku mutu. Nilai EC air PAM berkisar antara 133–268 µS/cm, jauh lebih rendah dibandingkan dengan air sumur. Parameter pH air PAM berada pada rentang 6,5–6,96 dan seluruhnya memenuhi baku mutu, sedangkan kadar garam tercatat sebesar 0,01 dan masih jauh di bawah batas maksimal. Berdasarkan hasil tersebut, air PAM di Desa Plosowangi dikategorikan sesuai dengan baku mutu air.
Perbedaan kualitas ini dapat dipengaruhi oleh proses pengolahan air PAM yang lebih terkontrol, sedangkan air sumur dipengaruhi langsung oleh kondisi tanah, batuan, serta aktivitas di sekitar sumber air. Melalui kegiatan pengujian baku mutu air sumur dan air PAM ini, mahasiswa KKN-T Tim 27 UNDIP berharap masyarakat Desa Plosowangi dapat lebih memahami kondisi kualitas air yang digunakan sehari-hari. Air sumur disarankan untuk tidak digunakan secara langsung sebagai air konsumsi tanpa pengolahan terlebih dahulu, sedangkan air PAM dapat dimanfaatkan dengan lebih aman.













