BERITAKULIAH.COM, KAB. MALANG — Kelompok 25 Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) tahun 2025 sukses menyelenggarakan program pengembangan literasi anak di Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Program yang dirancang oleh Chalisa Ferinda Humaira dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya angkatan 23 di bawah pendampingan dosen Bapak Dr. Firman Jaya, S. Pt., M.P. untuk meningkatkan minat baca dan kreativitas anak-anak ini dilaksanakan dalam dua sesi interaktif pada tanggal 14 dan 18 Juli 2025.
Sesi Pertama: Warna-warni Pemandangan Desa Jambesari
Pada hari Senin, 14 Juli 2025, kegiatan perdana berpusat di SDN 2 Desa Jambesari. Para siswa dari kelas 2 hingga 6 SD diajak untuk berpartisipasi dalam sesi mewarnai sketsa pemandangan alam Desa Jambesari.
Aktivitas ini tidak hanya mengasah kreativitas dan motorik halus anak, tetapi juga mendorong mereka untuk lebih mengenal dan mencintai lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat mereka sibuk mengisi warna pada setiap detail sketsa, menciptakan karya yang penuh imajinasi dan warna.

Sesi Kedua: Membangun Pondasi Literasi dan Karakter
Melanjutkan kesuksesan sesi pertama, pada hari Jumat, 18 Juli 2025, Kelompok 25 MMD UB menghadirkan materi yang lebih mendalam mengenai literasi dan pengembangan diri. Sesi ini diisi dengan pemaparan inspiratif dari Duta Pustaka Indonesia (Izzatul Fikri Al-Ghiffani). Materi yang disampaikan meliputi empat pilar penting:
- Mengenal Literasi: Anak-anak diajak memahami arti penting membaca dan menulis sebagai kunci untuk membuka jendela dunia.
- Public Speaking: Materi ini bertujuan untuk melatih keberanian anak dalam menyampaikan ide dan berbicara di depan umum, membangun rasa percaya diri sejak dini.
- Kreativitas: Ditekankan pentingnya berpikir inovatif dan berani berkreasi dalam setiap aspek kehidupan.
- Cinta Budaya Lokal: Anak-anak diajarkan untuk menghargai dan melestarikan kekayaan budaya lokal mereka, menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah.
Kehadiran Duta Pustaka Indonesia memberikan dampak positif, memotivasi anak-anak untuk tidak hanya aktif dalam belajar tetapi juga berani mengekspresikan diri dan mencintai warisan budaya mereka.
Program ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam memajukan pendidikan dan literasi di daerah pedesaan. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan potensi anak-anak di Desa Jambesari.













