Berita  

Kegemaran dan Minat Baca Siswa Kelas XII SMA Corpatarin Jakarta Timur

Avatar photo
Kegemaran dan Minat Baca Siswa Kelas XII SMA Corpatarin Jakarta Timur

BERITAKULIAH.COM, JAKARTA – Minat membaca, yang didefinisikan sebagai keinginan atau gairah untuk membaca, memiliki peranan krusial dalam mendukung keberhasilan pembelajaran. Penelitian minat baca dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggunakan subjek penelitian siswa kelas 12 SMA CORPATARIN. Digunakannya metode kuantitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang didapatkan dan dikumpulkan secara langsung di lapangan. Pengumpulan data digunakan pada metode penelitian ini dilakukan dengan observasi secara langsung di lapangan.

Penelitian ini merupakan bagian dari tugas Keterampilan Membaca Teknik dengan dosen pembimbing Ibu Dr. Siti Ansoriyah, M.Pd. Penelitian ini dilakukan pada hari Rabu, 20 November 2024 oleh Nadya Salsabilla Alfairuz, Davina Salsabila, Galuh Kinanti, dan Najhwa Alifya Shafira.

Hasil Penelitian: Minat Baca Siswa/i masih Membutuhkan Motivasi
Observasi dilakukan dengan pengisian angket Kegemaran dan Minat baca siswa/i kelas XII MIPA 1 dan IPS SMA Corpatarin Jakarta Timur dengan jumlah siswa yaitu sebanyak 72 siswa. Dari data yang didapatkan, diketahui bahwa kegemaran dan minat membaca siswa/i SMA Corpatarin rata-rata berada di keadaan menengah hingga tinggi dikarenakan mereka sudah mulai membiasakan diri untuk membaca minimal satu buku pengetahuan. Selain itu, sebagian besar dari siswa/i merasa bahwa mereka bisa memperoleh pengalaman baru dari membaca buku.

Dari data diatas dapat kita ketahui bahwa siswa senang membaca buku. Hal tersebut berpengaruh terhadap intensitas mereka ke ruang baca. Hasil survei menunjukkan 87,5 % dari 72 siswa sudah pernah ke ruang baca. Hal ini menjadi pertanda bahwa sebagian besar siswa/i SMA Corpatarin sudah memiliki keinginan untuk meningkatkan minat baca mereka. Sehubungan dengan meningkatkan minat baca, mayoritas siswa/i dengan jumlah 52 menjawab bahwa buku yang mereka gemari di antaranya adalah novel fiksi, buku pengetahuan, serta artikel mengenai ilmu pengetahuan yang belum mereka ketahui. Dengan pengarang novel terfavorit mereka adalah Tere Liye dan Pidi Baiq.

Siswa kelas XII MIPA 1 dan IPS dapat menghabiskan waktu untuk membaca dengan jawaban sebanyak 61,1% dengan waktu 0-1 jam dalam sehari. Kemudian terdapat juga 26,9 % dengan durasi waktu 1-3 jam untuk membaca, sedangkan terdapat pula siswa yang hobi membaca lebih dari 3 jam dengan persentase 12,5%. Hal ini dapat menunjukkan bahwa sebagian besar siswa/i SMA Corpatarin Jakarta Timur terbilang sering menghabiskan waktu untuk membaca buku walaupun dengan waktu yang singkat, mereka masih akan tetap meluangkan waktu untuk membaca. Ini menjadi salah satu pendukung minat mereka dalam membaca.

Minat membaca yang dimiliki siswa/i kelas XII MIPA 1 dan IPS SMA Corpatarin Jakarta Timur termasuk kriteria cukup baik. Dikarenakan dengan mengunjungi ruang baca, tempat ini bisa memberikan suasana dan lingkungan yang dapat mendorong minat baca jika dioptimalkan. Siswa/i kelas XII MIPA 1 dan IPS SMA Corpatarin Jakarta Timur melalui data di atas sudah meluangkan waktu yang singkat untuk membaca. Jika hal ini dilakukan secara konsisten setiap hari, sangat memungkinkan adanya peningkatan minat baca yang mereka miliki.

Langkah yang Diperlukan untuk Mendorong Minat Baca
Untuk menghadapi minat baca siswa yang rendah memerlukan strategi yang kreatif dan terencana. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Ciptakan Lingkungan yang Mendukung Membaca: Sediakan ruang baca yang nyaman, menarik, dan mudah diakses. Berisi buku yang menarik perhatian siswa serta dekorasi ruang baca diberikan kutipan yang mempromosikan membaca, sehingga dapat mendorong minat membaca dari siswa
  • Kenali Minat dan Kebutuhan Siswa: Berikan siswa kebebasan memilih buku yang sesuai dengan minat mereka. Kemudian perbarui koleksi bahan bacaan dengan tema yang relevan dan menarik bagi siswa.
  • Integrasikan Membaca dengan Kegiatan yang Menyenangkan: Gunakan permainan berbasis cerita atau kuis dari buku yang telah dibaca, mengadakan “Challenge” sebagai faktor pendukung siswa untuk melakukan kegiatan tersebut secara menyeluruh.
  • Gunakan Teknologi sebagai Alat Bantu: Perkenalkan aplikasi atau platform digital yang menyediakan e-book dan cerita interaktif. Guru juga dapat memberikan informasi agar menggunakan media sosial dengan bijak seperti untuk mempromosikan buku atau memberikan ulasan singkat tentang buku yang direkomendasikan.
  • Apresiasi dan Motivasi: Berikan penghargaan kecil untuk siswa yang aktif membaca atau menyelesaikan bacaan. Buat sistem penghargaan sederhana untuk agenda sesi membaca bersama secara rutin di sekolah, seperti memberikan nilai tambahan, pin Siswa Rajin Literasi, dan sertifikat.
  • Kaitkan Membaca dengan Kehidupan Nyata: Pilih bahan bacaan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Berikan tugas atau proyek berbasis bacaan yang memotivasi mereka untuk menggali informasi lebih dalam.

Langkah-langkah ini dapat disesuaikan dengan situasi dan karakteristik siswa untuk mencapai hasil yang lebih efektif.

Kemajuan Literasi di SMA CORPATARIN Jakarta Timur
Dengan beberapa hambatan yang ada, minat baca siswa/i SMA CORPATARIN terbilang cukup baik. Melalui upaya bersama antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar, peningkatan minat baca siswa/i SMA CORPATARIN dapat menjadi langkah nyata untuk mencetak generasi yang cerdas, kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Galuh Kinanti, Davina Salsabilla, Najhwa Alifya, dan Nadya Salsabilla
Dosen Pengampu Mata Kuliah Keterampilan Membaca Teknik: Ibu Dr. Siti Ansoriyah, M.Pd.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com