BERITAKULIAH.COM, Surabaya — Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat, bertajuk Grow to Lead: Pelatihan Kepemimpinan Moderat Siswa SMP Negeri 17 Surabaya pada Rabu (10/12/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Multimedia SMP Negeri 17 Surabaya dan diikuti oleh siswa siswi kelas 8. Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Pelatihan kepemimpinan moderat ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar mengenai kepemimpinan yang baik, berani, dan bertanggung jawab, serta diimbangi dengan sikap toleransi dan moderasi beragama sejak dini.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga mendapat pendampingan dari dosen mata kuliah umum Pendidikan Agama Islam UPN Veteran Jawa Timur, Rohmatul Faizah, S.Pd.I., M.Pd.I., selaku dosen pembimbing kegiatan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Sellyn, menjelaskan bahwa pelatihan ini dilatarbelakangi oleh hasil riset yang menunjukkan bahwa usia SMP merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, pola pikir, serta nilai-nilai sosial pada diri siswa.
“Kegiatan ini penting karena di usia SMP anak-anak berada pada masa perkembangan. Dengan diberikan materi kepemimpinan dan moderasi beragama, mereka diharapkan siap menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya dan kehidupan ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa materi kepemimpinan diberikan untuk membantu siswa memahami peran dan tanggung jawab sebagai pemimpin, baik dalam lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, materi moderasi beragama disampaikan untuk menanamkan nilai toleransi, saling menghargai, dan sikap terbuka terhadap perbedaan sejak usia remaja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi kepemimpinan yang dibawakan oleh Anin dan Nindira. Selanjutnya, materi moderasi beragama disampaikan oleh Sellyn dan Nazwa.
Setelah sesi penyampaian materi, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti sesi studi kasus dipandu oleh Adel. Dalam sesi ini, siswa diajak berdiskusi dan memecahkan permasalahan sederhana yang berkaitan dengan kepemimpinan dan toleransi.
Beberapa kelompok kemudian dipilih untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan peserta lain. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para siswa.

Salah satu siswa kelas 8 SMP Negeri 17 Surabaya mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatannya seru dan materinya mudah dipahami. Penyampaiannya juga bagus, jadi tidak membosankan. Semoga ilmu yang didapat bisa berguna untuk ke depannya,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi kesan dan pesan dipandu oleh Maghnin dan Aulia, selanjutnya dokumentasi bersama. Melalui pelatihan ini, panitia berharap siswa mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berani, toleran, dan memiliki pola pikir moderat dalam kehidupan sehari-hari.













