BERITAKULIAH.COM, Boyolali – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan program kerja berjudul “Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Desa dalam Membangun Literasi Digital dan Budaya Bermedia Sosial yang Bijak bagi Anak-Anak Desa” di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak mengenai penggunaan teknologi digital dan media sosial secara aman, etis, dan bertanggung jawab. Edukasi literasi digital dinilai penting mengingat anak-anak di wilayah pedesaan saat ini telah akrab dengan gawai dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Pelaksana kegiatan, Pathrice Shea Farrel An Naafi, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk menanamkan kesadaran sejak dini terkait etika bermedia sosial. “Anak-anak saat ini sudah sangat dekat dengan teknologi digital. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak mereka memahami bahwa media sosial harus digunakan secara bijak, tidak asal membagikan informasi, dan tetap menjaga sikap di ruang digital,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan pemahaman dasar mengenai penggunaan gawai dan media sosial secara aman, etis, dan bertanggung jawab. Materi disampaikan dengan pendekatan komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami, mulai dari cara berkomunikasi yang sopan di media sosial, mengenali informasi yang benar, hingga pentingnya menjaga data pribadi.
Respons positif terlihat dari antusiasme anak-anak selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, berbagi pengalaman menggunakan media sosial, serta mampu mengaitkan materi yang disampaikan dengan keseharian mereka. Hal ini menunjukkan bahwa metode edukasi yang digunakan cukup efektif dalam menumbuhkan kesadaran anak-anak terhadap etika bermedia digital.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Karang Taruna Desa Dibal yang turut membantu pelaksanaan di lapangan. Salah satu anggota Karang Taruna, Wildan, menyampaikan bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata bagi anak-anak desa. “Kami melihat anak-anak jadi lebih paham kalau media sosial itu tidak hanya untuk hiburan, tapi juga harus digunakan dengan bijak. Kegiatan seperti ini sangat membantu orang tua dan lingkungan desa,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret berharap upaya edukasi literasi digital yang telah dilakukan dapat menjadi fondasi awal bagi anak-anak Desa Dibal dalam memahami dan menyikapi perkembangan teknologi digital. Dengan adanya pendampingan dan pembekalan sejak dini, anak-anak diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cakap dalam menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.













