Sebagai bentuk kepedulian terhadap mitigasi bencana di tingkat desa, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Kelompok 95 Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026, Muchammad Haidar Rosyid, Mahasiswa S1 Teknik Elektro dan Hasyid Rilo Pambudi Mahasiswa S1 Teknik Mesin menyerahkan bantuan berupa prototipe alat pendeteksi ketinggian air (water level sensor) kepada pihak Desa Ngandong.
Penyerahan alat ini dilakukan secara simbolis di Balai Desa Ngandong dan diterima langsung oleh perwakilan perangkat desa setempat. Momen serah terima ini menjadi puncak dari pelaksanaan program kerja (proker) monodisiplin yang diusung oleh Haidar, mahasiswa jurusan Teknik Elektro yang tergabung dalam Kelompok 95.
Inovasi Tepat Guna Berbasis Arduino
Prototipe yang diserahkan merupakan alat peringatan dini banjir yang dirancang sederhana namun efektif. Alat ini memanfaatkan mikrokontroler Arduino Uno sebagai otak pemrosesan data.
Rangkaian internal alat deteksi banjir yang menggunakan sensor air dan Arduino dengan daya baterai 9V.
Cara kerjanya cukup praktis: sebuah sensor air ditempatkan pada titik pantau. Ketika air menyentuh sensor dan mencapai ketinggian tertentu yang dianggap bahaya, sistem akan memicu lampu indikator (LED) hijau/merah. Sumber dayanya pun fleksibel, saat ini menggunakan baterai 9V yang mudah didapatkan di pasaran, sehingga memudahkan perawatan oleh warga desa.
“Tujuannya adalah memberikan peringatan dini (early warning system) yang sederhana bagi warga. Dengan alat ini, diharapkan masyarakat bisa lebih waspada jika debit air mulai naik, terutama saat musim penghujan,” ujar Haidar saat menjelaskan fungsi alat tersebut.
Disambut Positif Pihak Desa
Pihak Desa Ngandong mengapresiasi inisiatif teknologi tepat guna yang dibawa oleh mahasiswa KKN Undip. Alat ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Diharapkan, prototipe awal ini dapat menjadi rujukan atau dikembangkan lebih lanjut dalam skala yang lebih besar untuk dipasang di titik-titik rawan genangan atau sungai di sekitar Desa Ngandong.














