BERITAKULIAH.COM, SRAGEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program pengajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, melalui serangkaian permainan edukatif pada Sabtu, 5 Juli 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh IDBU-KKN Tematik 42 ini merupakan bagian dari upaya mendukung tumbuhnya semangat belajar dan kemampuan literasi Bahasa Inggris sejak dini, khususnya di wilayah pedesaan, di bawah bimbingan Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM.
Program bertajuk “English Learning through Games: Peningkatan Minat Belajar Bahasa Inggris Anak Melalui Metode Permainan” ini dirancang sebagai solusi atas minimnya kegiatan belajar interaktif selama masa liburan sekolah, yang berpotensi menimbulkan learning loss.
Mahasiswa KKN memandang pentingnya memberikan alternatif pembelajaran yang menyenangkan dan komunikatif agar anak-anak tetap terstimulasi secara akademik meski sedang tidak bersekolah.
Kegiatan berlangsung di GOR Deworejo, Desa Sukorejo, dan diikuti oleh 31 anak dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Dasar. Anak-anak diajak untuk mengenal kosakata Bahasa Inggris melalui metode permainan interaktif seperti Matching Games dan Guess the Word.
Dengan pendekatan yang menyenangkan, anak-anak dapat belajar tanpa tekanan, sekaligus mengembangkan kepercayaan diri mereka dalam menggunakan Bahasa Inggris.

Kegiatan ini juga beriringan dengan peluncuran pojok baca sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi anak-anak di desa. Pojok baca tersebut dilengkapi dengan berbagai buku cerita anak dan bahan bacaan edukatif yang dapat diakses secara bebas oleh masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti jalannya permainan dan pembelajaran. Tidak hanya itu, beberapa orang tua juga turut hadir dan menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat menumbuhkan semangat belajar yang berkelanjutan bagi anak-anak. Program ini juga diharapkan bisa menginspirasi masyarakat desa, khususnya para orang tua dan perangkat desa, untuk turut andil dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif di luar ruang kelas formal.
Sebagai bagian dari program KKN yang lebih luas, kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat.
Tidak hanya membawa perubahan secara akademik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara mahasiswa dan warga desa.
Dengan kolaborasi yang baik antara mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah kecil namun berdampak dalam membangun desa yang ramah anak dan mendukung pendidikan yang inklusif.













