BERITAKULIAH.COM, MEDAN — Kegiatan praktikum merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus dilakukan para mahasiswa calon pekerja sosial di Program Studi Kesejahteraan Sosial FISIP USU. Penulis, Laila Putri (220902076) adalah salah satu mahasiswa yang baru saja menyelesaikan praktikum di Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI) dengan Bapak Fajar Utama Ritonga S.Sos., M.Kesos selaku dosen pengampu mata kuliah, Ibu Dra. Tuti Atika, M.SP selaku supervisor sekolah, dan Ibu Badriyah, S.Sos., M.SP selaku supervisor lembaga.
Praktikum penulis lakukan selama kurang lebih 3 bulan, sejak Maret hingga Juni 2025. Pada praktikum ini, penulis ditugaskan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas adik-adik yang ada di Rumah Pintar YAFSI. Di sanalah penulis bertemu dengan klien penulis, yaitu AA, yang selanjutnya akan disamarkan sebagai Azalea.
Saat ini Azalea duduk di bangku salah satu sekolah dasar negeri di Kota Medan dan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ia memiliki hobi berenang dan bercita-cita menjadi atlet renang profesional di masa depan. Azalea tinggal bersama kedua orang tua, seorang abang, dan seorang adik di rumah. Ayahnya bekerja sebagai sopir pribadi, sedangkan ibunya merupakan ibu rumah tangga. Dalam kehidupan sehari-harinya, Azalea dikenal sebagai anak yang aktif dan cerdas, namun cenderung memendam perasaan karena belum memiliki ruang aman untuk bercerita.
Dalam melakukan praktikum, penulis menggunakan metode case work Skidmore, Thackeray, dan Farley (1994) dalam Adi (2013) yang dilihat dari relasi antara pekerja sosial dengan kliennya. Metode ini terdiri dari 3 tahap, yaitu: (1) Tahap penelitian; (1) Tahap pengkajian; (3) Tahap intervensi, dan (4) Tahap terminasi.
Tahap penelitian. Penulis mengawali tahap penelitian melalui proses penjalinan relasi dengan Azalea melalui perkenalan dan pertukaran informasi umum mengenai diri masing-masing. Penulis juga menjelaskan tujuan keberadaan penulis adalah untuk membantu Azalea menyelesaikan permasalahan atau meningkatkan kemampuan yang dimilikinya. Untuk memperoleh data yang lebih mendalam ketika melakukan tahap pengkajian, penulis menggunakan tools 3 house, yang berfungsi untuk mengidentifikasi pemikiran, perasaan, dan aspirasi klien.
Tahap pengkajian. Untuk pengkajian lebih lanjut dan mendalam, penulis menggunakan assessment guide dengan model ROPES (Resources, Options, Possibilities, Exceptions, dan Solutions) yang dikembangkan oleh Graybeal (2001) sebagai alat untuk melakukan intervensi yang berbasis pada kekuatan klien. Tahap pengkajian dilakukan sebanyak tiga kali secara bertahap. Penulis memberikan Azalea beberapa pertanyaan terbuka untuk setiap pertemuan. Berdasarkan hasil pengkajian, dapat disimpulkan bahwa Azalea merupakan anak yang membutuhkan dukungan psikososial karena kecenderungannya memendam perasaan dan belum memiliki ruang aman untuk mengekspresikan emosi secara terbuka, baik di lingkungan keluarga maupun sosial.
Selain itu, Azalea memiliki potensi dan minat yang kuat dalam bidang akademik dan nonakademik, terutama pada mata pelajaran Bahasa Inggris serta hobi berenang yang berkaitan dengan cita-citanya sebagai atlet profesional. Di sisi lain, padatnya aktivitas formal dan nonformal yang dijalani Azalea berpotensi menimbulkan kejenuhan dan stres, sehingga diperlukan tambahan kegiatan rekreatif sebagai sarana penyaluran emosi dan pengembangan kreativitas. Minat Azalea terhadap seni, khususnya menggambar dan melukis, menjadi peluang untuk mendukung keseimbangan emosional dan pertumbuhan pribadi yang lebih
Rangkaian tahap intervensi yang penulis lakukan terhadap Azalea mencakup tiga fokus utama, yaitu pendampingan psikososial, peningkatan kapasitas akademik, dan kegiatan rekreatif. Dalam pendampingan psikososial, penulis mengajak Azalea melakukan journaling harian dan penggunaan mood tracker sebagai media untuk mengekspresikan perasaan secara aman dan mandiri. Ketika tidak mampu mengungkapkan perasaannya lewat tulisan, Azalea juga diberikan kebebasan untuk menggambarkannya, sehingga ia memiliki lebih banyak cara untuk mengenali dan meluapkan emosinya.
Untuk peningkatan kapasitas, penulis memfasilitasi pembelajaran Bahasa Inggris melalui media flash card dan buku cerita dwibahasa. Kegiatan ini tidak hanya menambah kosakata, tetapi juga membantu Azalea memahami berbagai jenis emosi dalam dua bahasa dan meningkatkan kepercayaan dirinya dengan berbagi pengetahuan kepada teman-teman. Selain itu, penulis juga mengajak Azalea melukis sebagai bentuk kegiatan rekreatif yang sesuai minatnya. Melalui seni, Azalea diberi ruang untuk menyalurkan emosinya secara kreatif dan rileks, sehingga mendukung keseimbangan antara perkembangan emosional, akademik, dan sosial.

Setelah beberapa pertemuan dan monitoring secara berkala, penulis memutuskan untuk melakukan terminasi ketika tanda-tanda perubahan positif mulai tampak pada Azalea. Azalea mulai lebih terbuka dalam bercerita, lebih aktif saat sesi pembelajaran, serta menunjukkan semangat dan keceriaan ketika diajak melakukan kegiatan. Penulis secara bertahap mengurangi intensitas pendampingan langsung, sambil terus memberikan afirmasi positif dan dorongan agar Azalea melanjutkan kebiasaan journaling dan melukis secara mandiri.
Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Rumah Pintar Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia memberikan pengalaman bermakna bagi penulis dalam menerapkan keterampilan pekerjaan sosial, khususnya dalam mendampingi anak dari kelompok rentan. Melalui pendekatan case work Skidmore, penulis melakukan intervensi terhadap klien bernama Azalea dengan fokus pada pendampingan psikososial melalui journaling, penguatan kapasitas akademik lewat pembelajaran Bahasa Inggris, serta kegiatan rekreatif berupa melukis. Pengalaman ini sekaligus memperkuat pemahaman penulis terhadap dinamika sosial anak dan membentuk kompetensi sebagai calon pekerja sosial yang empatik dan responsif terhadap kebutuhan klien.
Penulis: Laila Putri
Referensi:
Adi, I. R. 2018. Kesejahteraan Sosial: Pekerjaan Sosial, Pembangunan Sosial, dan Kajian Pembangunan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Graybeal, Clay. 2001. Strengths-Based Social Work Assessment: Transforming the Dominant Paradigm, Families Society. The Journal of Contemporary Human Services. 82(3).
Skidmore, Rex A., Thackeray, M., Farley, William. 1994. Introduction to Social Works. Sixth Edition. Englewood Cliffs: Prentice Hall International, Inc.













