BERITAKULIAH.COM, TRENGGALEK — Pada tanggal 25 Januari – 24 februari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat terhadap Mahasiswa (PMM) yang berlokasi di Desa Sukorejo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah kegiatan pemberdayaan diri oleh mahasiswa yang diberikan kepada Masyarakat yang diharapkan dapat bersifat kelanjutan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh mahasiswa (PMM) adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang.
Kami dari Kelompok 19 gelombang 07 yang beranggotakan Nabila Elisianing Tyas, Shofiya Sindy Fauzan Putri, Bagus Eka Maulana, Mario Madiansyah, Muhammad Arjun Bari’ Eka Agusta. Dibawah pimpinan DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Muhammdiyah Malang (UMM). Dan dibawah arahan dari DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) Bapak Sofyan Arifianto, S.Si,. M.Kom.
Pelaksanaan PMM Kelompok 19 ini tepatnya berada di SDN 3 Sukorejo yang beralamat di RT. 30 RW. 14, Sukorejo, Kec. Gandusari, Kab. Trenggalek, Jawa Timur, 66372. Pada awal Kedatangan hingga proses pelaksanaan PMM, masyarakat sekolah menerima dan menyambut baik mahasiswa kelompok 19 unutk melakukan pengabdian di SDN 3 Sukorejo.

Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SDN 3 Sukorejo dengan membangun sebuah taman baca sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa sejak dini. Bukan hanya meningkatkan minat baca, taman baca ini juga dapat digunakan untuk bekerja kelompok dan kegiatan diluar kelas. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai pada 5 Februari dan berakhir pada 8 Februari.
Kegiatan pembangunan taman baca ini melibatkan kerja sama antara mahasiswa PMM, guru, serta siswa SDN 3 Sukorejo. Para mahasiswa bekerja bersama-sama mengecat, menata rak buku, serta menghias area taman baca agar menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak.

Kepala SDN 3 Sukorejo, Bapak Mujaiz selaku, menyambut baik kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan taman baca sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah, terutama dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. Dengan berakhirnya kegiatan pada 8 Februari, taman baca tersebut secara resmi diserahkan kepada pihak sekolah. Diharapkan taman baca inidapat menjadi ruang yang inspiratif untuk meningkatkan budaya literasi di lingkungan SDN 3 Sukorejo.













