BERITAKULIAH.COM, Gumawang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja multidisiplin berupa Pembuatan Media Informasi Bilingual Pertanian Cerdas untuk Masyarakat Desa Gumawang. Program ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan literasi pertanian modern berbasis teknologi sederhana.
Desa Gumawang memiliki potensi pertanian yang besar dengan komoditas unggulan seperti kopi, kakao, dan melinjo. Selain itu, keberadaan kelompok tani serta Lembaga Swadaya Pertanian Creative Farm menjadi salah satu pendukung dalam pengembangan inovasi pertanian di desa tersebut. Namun demikian, masih terdapat keterbatasan akses serta pemahaman masyarakat terkait konsep pertanian cerdas (smart farming), khususnya dalam memahami istilah dan penerapan teknologi pertanian modern.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro mengembangkan media informasi bilingual yang disusun menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Media informasi ini memuat pengenalan konsep smart farming, manfaat penerapan teknologi dalam pertanian, serta contoh penerapan teknologi sederhana yang dapat diaplikasikan secara langsung oleh masyarakat, seperti sistem penyiraman otomatis pada lahan pertanian.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi lapangan, koordinasi dengan narasumber dan kelompok tani, penyusunan materi edukasi, pembuatan media informasi, serta pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat Desa Gumawang. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perangkat Desa Gumawang, kelompok tani Desa Gumawang, serta masyarakat Desa Gumawang yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukasi tersebut.
Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi sederhana dalam mendukung efisiensi kegiatan pertanian. Media informasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi sarana edukasi berkelanjutan bagi masyarakat dalam mendukung pengembangan pertanian yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa Universitas Diponegoro diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian.













