Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 13 Luncurkan QRIS Door-to-Door untuk UMKM di Dusun Genurid

Avatar photo
Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 13 Luncurkan QRIS Door-to-Door untuk UMKM di Dusun Genurid

BERITAKULIAH.COM, Kabupaten SemarangMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kelompok 13 di Desa Kawengen melakukan kegiatan pembuatan QRIS untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan cara langsung datang ke rumah-rumah warga di Dusun Genurid, Desa Kawengen, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan membantu proses digitalisasi pembayaran tanpa uang tunai agar transaksi lebih mudah dan meningkatkan kemampuan bersaing usaha kecil menengah lokal.

Kegiatan dilaksanakan dengan mengajak pengusaha UMKM lokal datang ke lokasi utama di Dusun Genurid, sekaligus memberikan bimbingan langsung ke rumah-rumah warga. Tim KKN memberikan penjelasan mengenai manfaat menggunakan QRIS, langkah-langkah mendaftar melalui aplikasi merchant yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, serta cara mengelola transaksi digital secara aman. Fokus utamanya adalah warung-warung kecil dan usaha rumahan yang masih memakai uang tunai sebagai bentuk pembayaran.

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 13 Luncurkan QRIS Door-to-Door untuk UMKM di Dusun Genurid

Penanggung jawab kegiatan, Sal Sabil, mengatakan, “Kami ingin UMKM di Dusun Genurid bisa mandiri dengan menggunakan QRIS agar transaksi lebih cepat dan bisa mencapai lebih banyak orang. Pendekatan door-to-door dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat.” Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KKN dalam memperkuat perekonomian desa dengan menggunakan teknologi yang mudah dipahami.

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 13 Luncurkan QRIS Door-to-Door untuk UMKM di Dusun Genurid

Kegiatan ini mendapat respon baik dari warga sekitar, dan diharapkan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan untuk meningkatkan perekonomian desa. KKN UPGRIS Kelompok 13 akan melakukan pemantauan setelah kegiatan selesai untuk memastikan pelaksanaan QRIS berjalan dengan baik.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com