Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia terhadap Perkembangan Perekonomian di Sektor Masyarakat

Avatar photo
Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia terhadap Perkembangan Perekonomian di Sektor Masyarakat
Ilustrasi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan keterampilan sebagai faktor pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di era modern.

BERITAKULIAH.COM, Malang — Perkembangan ekonomi tidak dapat lepas dari pengaruh kualitas sumber daya manusia, karena memiliki peran paling strategis dalam menentukan keberhasilan berkembangnya pertumbuhan ekonomi pada tingkat nasional maupun regional. Sumber daya manusia dipandang sebagai penggerak utama seluruh aktivitas ekonomi, sehingga tingkat kualitas sumber daya manusia sangat berpengaruh secara langsung terhadap produktivitas, inovasi, serta daya saing suatu wilayah. Sumber daya manusia merupakan kunci penggerak seluruh aktivitas ekonomi, sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi aspek tidak dapat diabaikan dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Proses meningkatkan kualitas, memiliki kaitan erat dengan peran pendidikan serta kesehatan sebagai fondasi utama pembentukan kualitas sumber daya manusia. Melengkapi fasilitas dan kualitas pendidikan serta kesehatan juga dianggap sebagai persiapan jangka panjang dalam menyiapkan kualitas sumber daya manusia di bidang kemampuan, keterampilan, serta produktivitas tenaga kerja, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi berbagai wilayah. (Latif & Ali, 2025), pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi terbukti meningkatkan efisiensi operasional, yang menjadi fondasi penting bagi penguatan produktivitas dan perekonomian masyarakat.

Sebagian besar faktor yang ada dapat mengubah kualitas sumber daya manusia yang pada awalnya rendah dapat menjadi tinggi, yaitu dengan adanya dorongan dari faktor pendukung, sehingga, yang pada awal mulanya mengalami kekurangan dalam memiliki atau mengelola sumber daya manusia dapat dengan mudah teratasi.

Menurut (Reskiani et al., 2024) upaya meningkatkan kualitas sumber daya, dapat melalui perencanaan serta pelatihan dan pengembangan, karena hal tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja sektor publik, sehingga menjadi faktor penting dalam mendorong produktivitas dan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Meningkatkan mutu pendidikan serta layanan kesehatan memberikan dorongan terbentuknya tenaga kerja yang produktif, kompeten, serta adaptif terhadap dinamika ekonomi. Pembangunan ekonomi tidak hanya berfokus pada peningkatan pemasukan atau pengeluaran keuangan, termasuk salah satunya yaitu pembangunan manusia secara menyeluruh sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi yang maju.

Peran Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Pertumbuhan Ekonomi di Masyarakat

Kualitas sumber daya manusia memiliki peran strategis terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sektor usaha mikro, menengah, maupun besar sangat dipengaruhi oleh kapasitas pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi tenaga kerja. Proses peningkatan kualitas sumber daya manusia memiliki kontribusi terhadap meningkatnya produktivitas kerja, efisiensi usaha, serta kemampuan menciptakan keunggulan ekonomi.

Menurut (Hakam et al., 2023) perkembangan ekonomi tidak bisa lepas dari kualitas sumber daya manusia, karena merupakan kunci dalam pengembangan usaha, karena sumber daya manusia berfungsi sebagai penggerak utama aktivitas usaha. Tingkat Pendidikan, keterampilan, serta penguasaan teknologi berpengaruh terhadap kemampuan pelaku usaha menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan ekonomi serta persaingan usaha.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia turut memengaruhi kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya ekonomi secara optimal. Menurut (Sami’un & Afrida Nur Chasanah, 2023), pengelolaan sumber daya manusia yang berkualitas mendorong efisiensi kerja, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan fungsi pelayanan dan aktivitas produktif. Produktivitas kerja yang meningkat berkontribusi terhadap perbaikan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain dilihat dari kinerja kompetitif, kualitas sumber daya manusia juga terlihat melalui sikap profesional serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan. Menurut (Sukamto et al., 2024) peningkatan kualitas manusia dapat dilihat dari kepuasan kinerja dalam kontribusi langsung terhadap produktivitas. Produktivitas yang bagus dapat menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan efisiensi dan keberlanjutan aktivitas ekonomi. Tenaga kerja dengan kualitas kerja bagus dapat berkontribusi terhadap keberlanjutan usaha serta stabilitas ekonomi masyarakat. Peningkatan kualitas kinerja manusia memiliki berperan sebagai pendorong perkembangan ekonomi di masyarakat secara berekelanjutan.

Perkembangan Kualitas Sumber Daya Manusia pada Tiga Lapisan Masyarakat

Pengelolaan sumber daya manusia memiliki struktur kualitas, yaitu semakin tinggi kualitas manusianya maka semakin bagus kualitas kerjanya, begitu pula sebaliknya semakin rendah kualitas sumber daya manusia maka semakin buruk pula kualitas kerjanya. Dampak secara langsung terhadap masyarakat yaitu terjadinya pembagian masyarakat pada tiga lapisan yaitu, lapisan atas, menengah, serta bawah. Penggolongan lapisan tersebut dapat berkembang seiring perubahan struktur sosial sejak peralihan kehidupan nomaden menuju masyarakat agraris dan industrial. Proses menetap, pengenalan kepemilikan, serta pembagian kerja mendorong ketimpangan akses terhadap stratifikasi sosial.

Kualitas kinerja manusia memilki kaitan erat dengan tingkat pendidikan, keterampilan, serta kemampuan memahami dan menerapkan pengetahuan. Menurut (Febrianti & Gusti dian Prayogi, 2024) kualitas kinerja manusia berperan penting terhadap tingkat pemahaman pelaku usaha dalam menetapkan standar akuntansi pada UMKM di Surabaya. Pandangan tersebut menegaskan peran kompetensi sumber daya manusia dalam penguasaan teknis dan penerapannya secara efektif.

Sumber daya manusia pada lapisan bawah umumnya ditandai dengan tingkat pendidikan formal rendah, keterbatasan keterampilan teknis, serta minimnya penguasaan pengetahuan. Rendahnya kualitas sumber daya manusia merupakan factor penghambat yang secara langsung dirasakan oleh masyarakat, karena kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas kerja, serta terbatasnya kemampuan yang dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi. Produktivitas tenaga kerja memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sebab produktivitas rendah berimplikasi langsung pada rendahnya output dan efisiensi kegiatan usaha.

Kualitas yang rendah ditambah dengan perolehan lapisan masyarakat bawah yang tidak diatasi dengan pengelolaan yang tepat dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Menurut (Ismy Angelia Firdausi, 2024), perkembangan kualitas sumber daya manusia menunjukkan perbedaan dampak pada tiap lapisan masyarakat. Pada lapisan atas dapat mendukung produktivitas serta meningkatkan kualitas ekonomi, sementara pada lapisan menengah dan bawah, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tidak diiringi kesempatan kerja yang memadai dapat menimbulkan ketimpangan dan meningkatkan risiko pengangguran. Temuan tersebut menunjukkan keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, terutama pada aspek pengetahuan dan keahlian teknis.

Tenaga kerja pada lapisan bawah umumnya dapat terserap pada sektor yang berupah rendah serta tidak memiliki syarat Pendidikan tinggi. Keberadaan lapisan tersebut berperan menjaga biaya produksi, serta harga pasar relatif terjangkau. Namun, kontribusi terhadap faktor pendorong meningkatnya ekonomi cenderung rendah akibat keterbatasan kompetensi serta akses pengetahuan.

Lapisan menengah, memiliki kualitas nilai yang lebih dibandingkan dengan lapisan bawah karena, dapat berpikir serta memiliki pengetauhuan. Lapisan menengah pada masyarakat memiliki peran sebagai penggerak dalam pelaksanaan program kerja melalui pengawasan, pengendali aktivitas, serta penerjemah kebijakan strategis menuju tindakan operasional. Mutu kinerja lapisan tersebut, berpengaruh terhadap efektivitas hasil kerja yang ingin dicapai ketika menargetkan suatu tujuan.

Kualitas sumber daya manusia lapisan menengah tercerminkan melalui penguasaan keterampilan operasional, pemahaman proses kerja, serta kemampuan menganalisis permasalahan saat berada di lapangan. Selain kompetensi teknis, kecakapan manajerial juga menjadi poin utama karena mencakup perencanaan pekerjaan, pengelolaan sumber daya, pengambilan keputusan, serta pengawasan kinerja bawahan. Posisi strategis pada struktur organisasi menuntut kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta adaptasi terhadap dinamika lingkungan kerja.

Menurut (Sami’un & Afrida Nur Chasanah, 2023) kualitas kinerja manusia memiliki peran penting untuk meningkatkan kualitas kinerja, karena pengelolaan kompetensi, sikap kerja, serta profesionalisme terhadap efektivitas pelaksanaan tugas organisasi. Secara keseluruhan, kualitas sumber daya manusia pada lapisan menengah berperan besar dalam menjaga kelancaran proses kerja, meningkatkan efektivitas pelaksanaan progam, serta mendorong produktivitas secara berkelanjutan.

Lapisan sumber daya manusia tingkat atas, merupakan lapisan yang memiliki kualitas yang tinggi. Faktor tersebut karena mendapat pendukung fasilitas yang baik dalam proses pembentukan kualitas yang ada. Kualitas tinggi pada lapisan atas tercerminkan melalui bagaimana mengatur kapasitas strategis, kepemimpinan manajerial, serta profesionalisme yang berperan penting dalam pengambilan keputusan maupun kebijakan. Menurut (Ismy Angelia Firdausi, 2024) kualitas kinerja menjadi hal penting dalam menentukan arah perkembangan ekonomi, terutama melalui kemampuan analisis, perencanaan, serta pengelolalaan kebijakan yang berdampak luas terhadap sistem lingkungan kerja.

Pengaruh sumber daya manusia lapisan atas terhadap masyarakat tercermin melalui peran strategis dalam penetapan kebijakan, pengelolaan sumber daya, serta arah pembangunan. Pengelolaan tersebut berdampak langsung pada kondisi ekonomi beserta kondisi sosial. Keputusan strategis terkait investasi, pengembangan sektor produktif, serta peningkatan kualitas tenaga kerja turut mendorong pertumbuhan ekonomi disertai stabilitas sosial.

Strategi Penguatan Sumber Daya Manusia Untuk Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi

Strategi dalam penguatan sumber daya manusia memilki peran penting sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas tenaga kerja. Menurut (Febrianti & Gusti dian Prayogi, 2024), pengembangan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan tenaga kerja memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas kerja. Tenaga kerja yang memiliki kemampuan memadai cenderung bekerja lebih efektif, mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan usaha, serta berkontribusi pada peningkatan nilai tambah ekonomi.

Penguatan kualitas manusia memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pengetahuan serta keterampilan, khususnya pemanfaatan teknologi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia mendukung kemampuan adaptasi terhadap perubahan ekonomi maupun sosial yang semakin kompleks, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat berjalan lebih produktif. Menurut (Syamsu Rijal et al., 2023), pengembangan kapasitas manusia dengan pengetahuan teknologi dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan masyarakat diikuti juga dengan pembangunan sosial ekonomi secara berkelanjutan.

Selain mengembangkan kualitas sumber daya manusia, juga sama pentingnya mengelola sumber daya manusia tersebut, karena pengelolaan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan. Upaya pelatihan, pengembangan keterampilan, serta pembagian kerja terstruktur memperkuat kinerja usaha. Menurut (Muhammad Afdhal Chatra Perdana et al., 2023), sumber daya yang terampil memberikan pengaruh secara signifikan terhadap ekonomi, sehingga peningkatan kualitas tenaga kerja berperan penting demi penguatan pertumbuhan ekonomi.

Kualitas manusia memiliki peran peran penting dalam pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan produktivitas, inovasi, serta daya saing masyarakat. Peran manusia sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi, serta profesionalisme tenaga kerja sebagai faktor penting dalam pembangunan ekonomi.

Semakin bagus kualitas yang ada semakin bagus hasil yang keluar, akan tetapi kualitas yang tidak memadai atau buruk juga dapat menghasilkan akhir yang buruk juga, oleh karenanya sebelum meningkatkan perekonomia harus meningkatkan kualitas kinerja manusia terlebih dahulu, karena memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja individu melalui penguasaan keterampilan dan kemampuan kerja yang relevan. Kualitas kinerja manusia yang mencakup pengetahuan tentang keterampilan dapat meningkatkan kinerja. Menurut (Dinda Mayang Dwi Lestari & Widi Wahyudi, 2024) kompetensi karyawan terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja, karena keterampilan dan kemampuan yang memadai memungkinkan karyawan menjalankan tugas secara efektif dan menhasilakn kinerja yang optimal.

Penguatan kualitas manusia melalui inovasi, pendidikan, pengetahuan serta pengalaman, dapat mendorong terciptanya sinergi antarlapisan masyarakat. Peningkatan kualitas tersebut memperkuat struktur ekonomi, memalui penguatan kualitas kinerja manusia dapat meningkatkan produktivitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif disertai berkelanjutan

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com