BERITAKULIAH.COM, Surabaya — Sejumlah mahasiswa dari Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Moderasi Beragama sebagai Pilar Keharmonisan Sosial” pada Selasa (16/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Gunung Sari ini bertujuan memperkuat nilai-nilai toleransi, dialog antarumat, serta semangat hidup berdampingan dalam keberagaman.
Kegiatan ini diinisiasi oleh kelompok mahasiswa, dan melibatkan siswa sekolah menengah sebagai bagian dari implementasi program pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan serangkaian agenda seperti workshop moderasi beragama, pertunjukan budaya lintas agama, pemahaman berbasis toleransi.

“Para mahasiswa telah melaksanakan kegiatan pengabdian di sekolah kami dengan baik penuh kebersamaan dan tanggung jawab. Semoga kegiatan pengabdian ini menjadi pengalaman berharga yang membawa perubahan positif untuk lebih peka dan peduli terhadap lingkungan sosial. Teruslah menjadi mahasiswa yang selalu menjaga nama baik almamater, semangat belajar, berkarya, mengabdi dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal masa depan,” ujar Ibu Lilik, S.Pd, koordinator mahasiswa pengabdian.
Tak hanya mahasiswa, kegiatan ini juga melibatkan tokoh agama, perangkat desa, pemuda lintas iman, serta komunitas lokal. Mereka menyambut hangat kegiatan yang dinilai memberi ruang dialog terbuka dan menyejukkan di tengah potensi fragmentasi sosial akibat perbedaan pandangan keagamaan.
Menurut Dr. Fazlul Rahman, Lc., MA.Hum, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung program strategis nasional dalam memperkuat moderasi beragama yang inklusif, toleran, dan cinta damai.
“Moderasi bukan berarti netral tanpa sikap, melainkan sikap adil dan proporsional dalam beragama. Pengabdian ini adalah praktik nyata dari nilai-nilai akademik yang berdampak sosial,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan deklarasi damai oleh seluruh peserta lintas agama dan pemuda setempat sebagai simbol komitmen bersama menjaga persatuan. Para mahasiswa berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi inspirasi dan direplikasi di wilayah-wilayah lain di Indonesia.













