BERITAKULIAH.COM, KABUPATEN SEMARANG – Tawa riang bercampur rasa penasaran mewarnai suasana salah satu ruang kelas di SD Negeri Branjang, Kamis (18/9/2025). Puluhan siswa sekolah dasar tampak antusias saat mengikuti kegiatan literasi digital yang dipandu oleh mahasiswa dari Kelompok 22 KKN Tematik Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).
Menggunakan laptop yang telah disiapkan, para mahasiswa memandu siswa berkenalan dengan dunia coding melalui platform edukasi internasional, Code.org. Dengan metode blok visual drag-and-drop, para siswa belajar menyusun perintah layaknya merangkai puzzle untuk menyelesaikan berbagai tantangan permainan yang interaktif.
Kegiatan ini menjadi pengalaman transformatif bagi para siswa. Jika biasanya mereka hanya berinteraksi dengan teknologi sebagai pengguna, kali ini mereka berkesempatan untuk memahami bagaimana logika sederhana bekerja di balik sebuah permainan. Suasana kelas pun kerap dipenuhi sorak sorai setiap kali satu level berhasil dituntaskan.
Vendi, selaku penanggung jawab program, menuturkan bahwa pelatihan ini bukan sekadar mengenalkan pemrograman.
“Tujuan utama kami adalah menanamkan pola pikir logis, sistematis, sekaligus kreatif dalam memecahkan masalah. Keterampilan ini, yang dikenal sebagai computational thinking, akan berguna bagi masa depan siswa, apapun profesi yang mereka pilih nantinya,” jelasnya.
Kepala Sekolah SD Negeri Branjang, Ibu Trimana, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN tersebut.
“Anak-anak kami memperoleh pengalaman baru yang tidak mereka temui di kelas sehari-hari. Jika sebelumnya hanya menjadi konsumen teknologi, kini mereka mulai memahami bahwa ada logika di balik permainan yang mereka mainkan. Terima kasih kepada mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Kelompok 22 atas kontribusi positifnya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Kelompok 22 berharap dapat menanamkan benih kreativitas sekaligus membangun literasi digital sejak dini. Program ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan teknologi bisa dihadirkan untuk semua kalangan, termasuk anak-anak di Desa Branjang.













