Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 46 Tanamkan Literasi Digital Lewat Pembelajaran Coding Interaktif Untuk Siswa SDN 1 Ngilir

Avatar photo
Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 46 Tanamkan Literasi Digital Lewat Pembelajaran Coding Interaktif Untuk Siswa SDN 1 Ngilir
Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 46 berfoto bersama siswa-siswi SDN 1 Ngilir, Kendal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran coding yang bertujuan untuk mengenalkan dasar-dasar pemrograman secara interaktif.

BERITAKULIAH.COM, KendalMahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tergabung dalam Kelompok 46 Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja di bidang literasi digital melalui kegiatan Pembelajaran Coding di SDN 1 Ngilir, Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal, pada Sabtu (13/9/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam bidang literasi digital, dengan tujuan untuk mengenalkan dasar-dasar pemrograman kepada siswa sekolah dasar.

Dalam pelaksanaan, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan materi secara interaktif, tetapi juga mengajak siswa-siswi untuk belajar coding menggunakan platform laptop di website code.org. Melalui media permainan interaktif dengan karakter animasi, anak-anak dapat memahami logika pemrograman dasar secara menyenangkan dan mudah dipahami.

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 46 Tanamkan Literasi Digital Lewat Pembelajaran Coding Interaktif Untuk Siswa SDN 1 Ngilir
Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mendampingi siswa-siswi SDN 1 Ngilir saat belajar coding menggunakan platform digital. Program ini dirancang untuk menumbuhkan minat anak-anak terhadap teknologi melalui metode belajar sambil bermain.

Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan, ditandai dengan semangat mereka dalam mencoba setiap instruksi yang diberikan di layar. Sementara itu, mahasiswa pendamping membantu menjelaskan fungsi blok kode dan logika pergerakan sehingga siswa dapat menyelesaikan tantangan yang diberikan.

Salah satu mahasiswa KKN Kelompok 46 menyampaikan bahwa pembelajaran coding ini diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap teknologi sejak dini. “Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat agar anak-anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga bisa menjadi pencipta,” ungkapnya.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan ditutup dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada siswa yang telah mengikuti pembelajaran coding. Harapannya, program ini dapat menjadi bekal awal dalam menumbuhkan kemampuan literasi digital di kalangan anak-anak sekolah dasar.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com