BERITAKULIAH.COM, KENDAL – Mahasiswa KKN-T IDBU Tim 13 Kelompok 3 Universitas Diponegoro kembali menghadirkan aksi nyata dalam memberdayakan masyarakat desa melalui ilmu yang praktis dan bermanfaat.
Gracia Hutagalung, mahasiswa Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Matematika, menggelar program kerja bertajuk “Bikin Grafik Nggak Pake Ribet! Mahasiswi Undip Latih PKK Sriwulan Buat Grafik Pokja” di Ruang PKK Balai Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal pada Minggu (13/07/2025).
Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKN-T IDBU Tim 13 yang berfokus pada bidang sosial dan kemasyarakatan, dengan sasaran utama pengurus PKK Desa.
Dalam kegiatan ini, Gracia bersama rekan-rekan mahasiswa mengajarkan cara menyajikan data Pokja dalam bentuk grafik manual yang rapi, informatif, dan siap digunakan untuk lomba administrasi PKK.
“Sebagai mahasiswa Statistika, saya merasa penting untuk membawa ilmu yang saya pelajari langsung ke masyarakat. Statistik bukan hanya soal angka, tapi soal bagaimana kita menyampaikan informasi dengan jelas, jujur, dan mudah dipahami,” jelas Gracia.

Dari Data Digital ke Papan: Grafik Pokja Manual yang Siap Dinilai
Kegiatan dimulai dengan pengumpulan data kegiatan setiap Pokja, meliputi jumlah kader koperasi, jumlah kelompok, jumlah peserta BKB, dan lainnya. Data ini kemudian diolah untuk memastikan keakuratan dan konsistensi, sebelum dituangkan ke papan besar dalam bentuk grafik batang berwarna.
Para ibu PKK diajak langsung membuat grafik tersebut dengan panduan dari mahasiswa, mulai dari menentukan skala, memilih warna, hingga menyusun tampilan agar mudah dibaca. Hasil akhirnya adalah papan besar berisi Grafik Pokja I, II, III, dan IV yang kini menjadi dokumentasi resmi di Ruang PKK Balai Desa Sriwulan.
“Statistik itu bukan hanya teori di kampus. Kalau dikemas dengan sederhana, bisa jadi alat komunikasi yang mempermudah kerja masyarakat, terutama untuk administrasi desa,” jelasnya.
Melalui program ini, Mahasiswa Undip berhasil menghubungkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata di desa, menghadirkan solusi yang sederhana namun berdampak besar bagi masyarakat.













