Berita  

Langkah Maju untuk Pertanian Berkelanjutan di Pradah Kalikendal, Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Hadirkan Sistem Vertikultur dan Website Profil bagi Kelompok Tani Kemuning Makmur

Avatar photo
Langkah Maju untuk Pertanian Berkelanjutan di Pradah Kalikendal, Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Hadirkan Sistem Vertikultur dan Website Profil bagi Kelompok Tani Kemuning Makmur
Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur bersama anggota Kelompok Tani Kemuning Makmur berfoto bersama di akhir kegiatan pelatihan sistem pertanian vertikultur di RW 04 Kelurahan Pradah Kalikendal, Surabaya, Jumat (21/6/2025). Program ini menjadi bagian dari upaya pengembangan pertanian urban berbasis teknologi hidroponik.

BERITAKULIAH.COM, SURABAYA — Di era modern ini, ketika tantangan ruang terbuka semakin meningkat dan kebutuhan akan pangan sehat terus bertambah, pertanian perkotaan menjadi solusi yang relevan dan berkelanjutan.

Melihat potensi besar dari masyarakat dalam mengembangkan pertanian di lingkungan terbatas, mahasiswa KKN Kelompok 9 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memperkenalkan sistem budidaya vertikultur kepada Kelompok Tani Kemuning Makmur yang berlokasi di RW 04 Kelurahan Pradah Kalikendal.

Program yang digagas para mahasiswa ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan pertanian yang adaptif di wilayah perkotaan. Vertikultur dipilih karena mampu menjawab berbagai tantangan pertanian modern, seperti keterbatasan lahan dan kebutuhan akan metode tanam yang efisien.

Selain meningkatkan produktivitas, sistem ini juga memberikan manfaat lain seperti pengurangan limbah organik, peningkatan estetika lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat melalui praktik pertanian skala kecil.Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa KKN memperkenalkan penanaman vertikultur menggunakan benih pakcoy. Tanaman pakcoy dipilih karena mudah tumbuh, bernilai gizi tinggi, dan memiliki masa panen yang relatif singkat.

Proses penanaman dilakukan dengan sistem hidroponik vertikal menggunakan paralon sebagai tempat media tanam dan aliran nutrisi cair untuk menunjang pertumbuhan. Anggota Kelompok Tani Kemuning Makmur menyambut antusias pengenalan sistem vertikultur ini.

Mereka mengaku baru pertama kali dikenalkan dengan metode tersebut, karena sebelumnya hanya menggunakan sistem hidroponik horizontal. Suasana pelatihan berlangsung aktif, mulai dari tahap penyemaian benih hingga penyusunan instalasi vertikultur.

“Saya senang sekali bisa dikenalkan dengan sistem vertikultur. Ini menjadi pengalaman baru yang bermanfaat dan sangat cocok untuk lingkungan rumah kami yang lahannya terbatas,” ujar Dian Ismayati, salah satu anggota kelompok tani Kemuning Makmur.

Selain mengenalkan vertikultur, mahasiswa juga menyerahkan website profil Kelompok Tani Kemuning Makmur. Website tersebut memuat informasi mengenai profil kelompok, produk unggulan hasil pertanian, dokumentasi kegiatan, serta susunan kepengurusan. Inovasi digital ini diharapkan dapat membantu kelompok tani dalam memperluas jangkauan promosi dan pemasaran produk mereka.

Acara ditutup dengan penyerahan simbolis instalasi vertikultur dan website kepada Ketua Kelompok Tani Kemuning Makmur, yang didampingi oleh Bapak Lurah Kelurahan Pradah Kalikendal. Penyerahan ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong kemajuan pertanian lokal secara berkelanjutan.

Editor: Bifanda Ariandhana, Tim BeritaKuliah.com